Tak Kenal Lelah, “KODAM III SILIWINGI” Ingin Ciptakan Citarum Harum Jadi Nyaman

IMG_20180210_225304

Bandung – Jayantara News

IMG_20180202_185549

Sungai Citarum Harum adalah program prioritas pusat yang menjadi tanggung jawab penuh Pemerintah Daerah, dalam hal ini Provinsi Jawa Barat, bersama Pangdam III Siliwangi (Mayjen Doni Monardo), Kapolda Jabar (Irjen Agung Budi Maryoto), Kejati Jabar, dan semua jajaran, baik Walikota dan Bupati ikut serta bertanggungjawab dalam menciptakan Citarum Harum, sungai terkotor sedunia, menjadi sungai terhitam sedunia, agar menjadi harum dan layak minum kedepannya.

IMG_20180210_225318

Ditinjau langsung di lokasi oleh Satgas Sungai Citarum Posko UT Sektor VI, Sabtu (10-02-2018) pukul : 11:30 WIB, Dansektor VI (Kolonel Yudi Zanibar S.Ip) dengan jangkauan Sapan – Jembatan Citarum (Cijagra), yang melintasi dua Kecamatan Bojongsoang dan Bale’endah Kabupaten Bandung, yang dalam giatnya selalu penuh semangat juang, khususnya para prajurit di masing-masing Sub Sektor (Sektor 1-11).

IMG_20180210_225252

Kolonel Yudi, selaku Dansektor VI, mengingatkan,” saya tidak mau kerja teori, tapi langsung praktek saja, dan bila menemukan pelaku yang mencemari sungai secara sengaja, maka akan saya tangkap dan diamankan, selebihnya silahkan itu urusan Penegak Hukum yang lain, karena tugas saya membuat sungai Citarum bersih, dan aman dari pencemaran limbah, baik industri atau rumah, sehingga Program Citarum Harum ini bisa dinikmati oleh semua. Saya hanya melaksanakan tugas dengan benar,” jelasnya.

IMG_20180210_230909

“Harus buktikan dengan berjalan menyusuri aliran sungai, melalui jalan inspeksi. Banyak limbah yang dialirkan ke sungai langsung, dan saya sangat respon dengan laporan warga, bila menemukan pabrik, atau industri yang mencemarkan lingkungan, saya di lapangan harus lihat langsung, dan tidak ada katanya, karena Citarum Harum memang harus dengan niat, tidak bisa cuma dibicarakan saja, dan kita bisa lihat hasilnya, buktikan sendiri”.

“Prajurit dan saya harus jalan kaki untuk monitor di lapangan, ya, tidak jauh hanya 5 Km, dan ini harus jalan, agar bisa lihat langsung. Oxbow saja masih banyak sampahnya, dan memang wilayah sana numpuk sampai Jembatan Biru Cijagra Bojongsoang. Sekarang lihat saja sendiri, sudah mulai enak dilihat, ya mengurangilah, kalau sudah enak bukan saya yang menikmati, tapi masyarakat luas, apa lagi bila dijadikan wisata air, tentu lebih indah dilihat. Apa lagi nanti ditanami pohon, wah bakalan keren pokoknya, kerja tanpa pamrih dan tetap semangat, itulah jiwa kami, jadi silahkan buktikan dan lihat saja langsung,” tuturnya.

“Saya juga mengajak masyarakat untuk peduli lingkungan secara ikhlas, dan melakukan buang sampah pada tempat yang sudah diatur, dikumpulkan untuk diangkut dan dibuang ke TPA,” pungkas Yudi, dijumpai Jayantara News, Sabtu (10/2).

(Uchok Hendra Bunawan)