Loading...

CILACAP, Reportase JABAR

Musim hujan yang terus mengguyur dibeberapa kecamatan di Indonesia, pastinya tidak hanya mengakibatkan banjir dibeberapa wilayah. Imbas dari derasnya hujan, salah satunya menyebabkan rusaknya lajur jalan utamanya di wilayah pedesaan.

Sebagus dan setebal apapun jalan, kalau semakin sering digerus derasnya air hujan, sudah pasti akan rusak, apalagi tanpa dibarengi dengan perawatan yang baik. Banyaknya jalan yang rusak di wilayah Kabupaten Cilacap sempat menjadi Viral di mesdos. Hal demikian tidak beda dengan rusaknya Jalan Grugu wilayah Kecamatan Kawunganten, Kabupaten Cilacap. Lantas…, ini tanggung jawab siapa…? Padahal jika jalan berlubang atau rusak, idealnya segera dilakukan perbaikan oleh Pemerintah setempat. Namun realisasinya sangat membingungkan publik, ujar warga pada Minggu (15/4/2017) saat melakukan aksi demo di sepanjang jalan Grugu.

Pertanyaannya adalah : Apakah para FB_IMG_1492265907886FB_IMG_1492265868760FB_IMG_1492265850692FB_IMG_1492265834060FB_IMG_1492265764385FB_IMG_1492265066271FB_IMG_1492265751951Penyelenggara Negara dan Pemerintahan Desa termasuk para Wakil Rakyat hanya duduk manis dan diam begitu saja, tanpa mengapresiasi keinginan rakyatnya..? Terus Dinas Binamarga wilayah setempat kerjanya ngapain..?

Merasa keinginannya untuk memiliki jalan yang bagus tidak ditanggapi, rupanya luapan emosional warga sudah tidak bisa terbendung lagi. Lampiasan emosional pun timbul manakala ada salah satu mobil Anggota Dewan Kabupaten Cilacap yang melintasi jalan itu. Spontan secara beramai-ramai, lumpur pun dibalurin di mobil tersebut. “Aku wong Clacap pengin dipernahna,” serempak warga dengan geramnya.

Menyimak dari kejadian tersebut, mestinya cukup dijadikan pembelajaran bagi para Penyelenggara Negara berikut Penyelenggara Pemerintahan Desa di Kabupaten Cilacap khususnya. Maksimalkan kinerja, apresiasi dan serap aspirasi warga layaknya sebuah slogan “Bangga Mbangun Desa”.

Comments are closed.