Loading...

Meski Terkesan Sederhana, Pelaksanaan Sholat Sunat Id Kel. Cibeunying Cimenyan berlangsung Khidmat

IMG_20170625_062451

Cibeunying – reportasejabarnews.com

“Taqobalallahu Minnaa Wa Minkum, Shiyamana Wa Shiyamakum, Taqobal Yaa Kariim”.

“Minal ‘Aidin Wal Faizin”

‘Semoga Allah menerima dari kami dan dari kalian, semoga juga puasaku dan kalian diterima, terimalah do’a kita Ya Allah Yang Maha Terpuji”.

“Semoga kita termasuk (orang-orang) yang kembali (kepada fitrah) dan (mendapat) kemenangan”.

IMG_20170625_062347

Setelah sebulan penuh kita menjalankan ibadah Puasa Ramadhan, dan kita merasakan keistimewaan Ramadhan, maka saatnya seluruh umat Islam di dunia merayakan hari besar yakni, Idul Fitri.

IMG_20170625_063314

Layaknya bayi yang baru lahir, demikian pun saat merayakan Hari Raya Idul Fitri, yaitu hari suci atau hari dimana umat Islam seperti terlahir kembali dan bersih dari dosa.

Idul fitri atau Hari Lebaran, biasa orang menyebut, yang dirayakan tiap tanggal 1 Syawal tersebut memang merupakan suatu momen yang sangat ditunggu-tunggu oleh seluruh umat muslim di dunia, termasuk Indonesia tentunya. Sementara saat itupun kita melakukan satu ibadah yang hanya dilaksanakan pada Hari Haya Idul Fitri saja, yakni pelaksanaan Sholat Id.

IMG_20170625_062411

Adapun pelaksanaan Sholat Id tersebut, hampir dilakukan di seluruh pelosok tanah air di Indonesia, baik di masjid, alun-alun atau mungkin lapangan sekalipun, yang mayoritas agamanya adalah Islam. Hal demikian seperti pelaksanaan Sholat Id di lapangan PDAM Kelurahan Cibeunying, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, Minggu (25/6/2017).

Ustadz Cepi Ahmad Heryana dalam tausiyahnya menyampaikan, keberkahan itulah yang kita harapkan dari ridho Allah SWT. Tidak terasa, baru juga tahun kemarin kita melaksanakan Sholat Id bersama, dan tahun ini pun kita melaksanakan ibadah Sholat Id kembali. Mudah-mudahan tahun depan pun kita masih bisa melaksanakan ibadah yang sama atas Kehendak Nya.

IMG_20170625_062320

Kehidupan adalah di mana manusia, terlepas dari manapun golongan orang tersebut, mau kafir dan tidaknya, tetap saja dalam kehidupan kita mesti mencari tiga perkara, karena sejatinya setiap yang bernyawa pasti akan mati.

Namun, kita tidak pernah tahu kapan dan di mana kita akan mati. Dan hanya 3 (tiga) perkaralah yang akan dibawa mati, yakni :
– Shodaqoh Jariyah, di mana sedekah Jariyah sendiri berkelanjutan dan berkekalan manfaatnya untuk masyarakat umum.

“Kedermawanan adalah memberi lebih banyak daripada yang kau bisa dan kebanggaan mengambil kurang dari yang engkau butuhkan”

– Ilmu Yang Bermanfaat. Ilmu yang bermanfaat yang ia ajarkan kepada orang lain yang akan terus mengalirkan pahala baginya walaupun ia telah meninggal, sebagaimana termaktub dalam hadits :

“Barangsiapa yang berdakwah kepada petunjuk (kebaikan), maka dia mendapatkan pahala seperti pahala yang mengikutinya, tanpa mengurangi pahala mereka sedikit pun.” (HR. Muslim dari Abu Hurairah)

IMG-20170625-WA0037

– Do’a Anak Yang Sholeh. Pengejawantahannya adalah, apa yang diajarkan oleh si bapa itulah yang diamalkan dan menjadi amalan si anak. Ini lah yang akan menyambungkan lagi suratan amalan si mati. Oleh karena usaha mendidik dan membesarkan anaknya, ibu bapa akan terus mendapat pahala selepas meninggal dunia. Demikian Ustadz Cepi sampaikan secara singkat.

IMG-20170625-WA0038

Alhamdulillah, pelaksanaan Sholat Id tahun ini berlangsung khidmat dan kondusif. Intinya, kesemuanya tidak lepas dari dukungan semua pihak, dan kiprah Barkoji (Barudak Kosong Hiji) tentunya, selaku panitia persiapan Sholat Idul Fitri, 1438 H, RW 01, Kelurahan Cibeunying, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung.

IMG_20170625_074103

Loading...

Comments are closed.