Kodam III Siliwangi Dapat Bantuan Perahu Katamaran Untuk Sisir Citarum

IMG_20180126_134224

Bandung – Jayantara News

FB_IMG_1515036941798

PT. Gani Arta Dwitunggal sumbangkan 2 (dua) perahu jenis Katamaran langsung pada Kodam III Siliwangi, dan disambut baik oleh Pangdam III Siliwangi, Mayjen Doni Monardo, di Markas Besar Kodam, Jum’at, 26-01-18 pukul : 10:30 WIB.

Perahu Katamaran ini tahan benturan keras dan mampu bertahan lebih 25 tahun, dengan kapasitas 1,5 ton. Gunanya untuk membantu dalam penyisiran Sungai Citarum, dan mengangkut sampah yang mengapung di atas sungai, sehingga memudahkan tugas Kodam III Siliwangi dalam membersikan Sungai Citarum Harum, yang menjadi Program Pemerintah Pusat.

IMG_20180126_134213

Dalam sambutannya, Mayjen Doni Monardo, Pangdam III Siliwangi, menyampaikan, “Program Citarum Harum” ini harus ditangani benar, dan sesegera mungkin!. Saat ini kita bersyukur, masih ada yang peduli dan perhatian dengan “Program Citarum Harum”, dan menyumbangkan Perahu Keramba untuk mempermudahkan tugas anggota, dalam menyisir sungai kapasitas 1,5 ton.

“Sumbangan sudah mencapai 20 milyar yang masuk. Untuk itu, dalam menangani Sungai Citarum harus dengan segera, agar Citarum bisa aman dari limbah,” tegas Panglima.

Andi J Sunadim, selaku General Manager PT. Gani Arta Dwitunggal, menjelaskan pada media,” produk ini asli buatan Indonesia, dan sudah dipasarkan di Asia. Untuk harga satu perahu ini seharga Rp. 135 juta. Tidak menggunakan bahan fiber, karena cepat rusak, bila rusak susah diperbaiki, maka bahan yang saya pilih HDTE. Sangat kuat. Bisa dicoba pukul dengan palu sekeras mungkin, dia tahan, dan desainnya 2 lambung, agar parktis. Untuk penggeraknya harus gunakan motor kapasitas 40 pk, saat ini masih manual, dan masih banyak jenis perahu yang lain, jelasnya.

“Ada juga perahu keramba untuk perikanan. Saya kenal baik dan bekerja sama dengan Kodam III Siliwangi, jadi saya apresiasi dengan adanya Program Citarum Harum ini, agar bisa membantu dan meringankan tugas dalam Program Citarum,” terangnya.

IMG_20180126_141622

Di waktu yang sama, Kolonel Arianto, Humas Pangdam Kodam III Siliwangi, menuturkan, bahwa Hulu Cisanti sudah sangat rusak parah dan sudah dilakukan penanaman vertiver di hulu Cisanti. Sungai Citarum yang sudah rusak berat harus segera diatasi, karena air dari Sungai Citarum sudah tidak aman, mengandung bakteri, parasit, logam dan zat yang berbahaya lainnya.

Saat ini, seluruh anggota jajaran Kodam sudah bergerak dan siap bekerja keras untuk membersihkan Sungai Citarum dari limbah, ujar Arianto.

Bila Sungai Citarum tidak bersih, kata dia, maka dampaknya sangat besar untuk warga Jawa Barat, dan Jakarta, karena air Citarum dipakai untuk semua, “dan saya apresiasi sekali saat sudah ada sumbangan perahu Katamaran dengan kapasitas 1,5 ton, jadi anggota tidak perlu nyebur langsung ke sungai, karena sangat membahayakan bagi kesehatan anggota saya,” pungkasnya.
(Uchok Hendra JN)