Loading...

Ferry AD : Perjuangkan Kelestarian Alam, Bertarung Di Sidang Komisi ANDAL

Karawang – Jayantara News

IMG_20180202_185549

Pertambangan kars atau batu kapur di wilayah selatan Karawang, menjadi polemik panjang hingga menimbulkan gejolak di masyarakat. Reaksi masyarakat diluapkan melalui aksi-aksi teatrikal terhadap lembaga Eksekutif, maupun lembaga Legislatif.

Aksi unjuk rasa berulang kali dilakukan oleh masyarakat yang menamakan koalisi melawan tambang. Gerakan masyarakat tersebut rupanya membuat pengusaha tambang kerepotan, mengenai PT Juishin dan PT Mas Putih Belitung (MPB) sampai melakukan upaya hukum secara Tata Usaha Negara (TUN).

Ketua Barisan Penjaga (Baja) Jawa Barat yang juga aktivis muda yang namanya sedang bersinar di dunia pergerakan, Ferry Alexi Darmawan, mengungkapkan,” sejak awal saya sudah tergerak untuk ikut serta memperjuangkan hak masyarakat Karawang Selatan dalam memperjuangkan kelestarian alam, dan dalam beberapa agenda aksi unjuk rasa ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Karawang, maupun ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, saya selalu mengikutinya”.

“Belum selesai permasalahan dengan PT Juishin dan PT MPB, kali ini muncul lagi persoalan dengan PT Indorenus Megah Persada. Memang tujuannya adalah pengembangan destinasi wisata, tetapi yang menjadi pertanyaan besar, PT Indorenus Megah Persada bergerak di bidang chemical/kimia. Ini kan janggal ! Belum lagi, perusahaan tersebut akan menggali kars/batu kapur di lokasi pembangunan destinasi wisata,” ucap Ferry.

“Saya pikir, kalau hanya terfokus dengan perlawanan yang sifatnya teatrikal, belum tentu dapat membatalkan izin prinsip yang sudah dikeluarkan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Karawang. Saya lebih tertarik untuk bertarung pada saat sidang komisi Analisa Dampak Lingkungan (ANDAL) yang nanti akan digelar antara PT Indorenus, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Karawang, dengan semua pihak yang berkompeten,” tutupnya, ketika disambangi Jayantara News, Senin (19/2). (Ndri JN)