Presidium JPMN Minta Presiden Jokowi Copot Kapolri, Kepala BIN & Kepala BNPT

IMG_20180514_113013

JAYANTARANEWS.COM, JAKARTA

FB_IMG_1515036941798

Persoalan tindakan biadab terorisme yang terjadi di Mako Brimob yang menewaskan 5 personil Kepolisian, serta pengeboman 3 gereja di Surabaya yang menewaskan 4 korban warga sipil yang ada di lokasi kejadian, sampai hari masih menyisakan tanda tanya besar bagi masyarakat Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Imam Ahmad, Presidium Jaringan Pemuda Muslim Nusantara (JPMN). ” Dalam kasus pengeboman tersebut, saya menilai Lembaga Kepolisian RI, BIN, dan BNPT, dinilai gagal dalam menciptakan Stabilitas Keamanan Negara, hingga begitu leluasanya teroris melakukan aksi pengeboman yang tidak manusiawi tersebut”.

” Kegagalan Kepolisian RI, BIN, dan BNPT dalam menciptakan Stabilitas Keamanan Negara, seharusnya Presiden Jokowi mengambil langkah yang tegas untuk segera mencopot Pimpinan dari ketiga lembaga tersebut dan diganti dengan yang lebih produktif, sebab persoalan pengeboman ini bukan kali pertama terjadi melainkan sudah berulang kali,” tandasnya.

Imam Ahmad juga menambahkan, produktifitas seorang Pimpinan Lembaga Keamanan Negara itu sangat dibutuhkan, sebab ini menyangkut kelangsungan hidup masyarakat dan jangan sampai kejadian ini kembali terulang hingga menimbulkan korban jiwa yang lebih banyak lagi, dan kasus ini merupakan potret buram bagi Lembaga Keamanan Negara sehingga Presiden RI harus bersikap tegas atas insiden pengeboman tersebut, tegasnya. (DHY JN)