PAHE Tidak Cair! Samen Siswa Siswi SDN 2 Padaherang Pangandaran Sisakan Kekecewaan

IMG_20180622_120820

JAYANTARANEWS.COM, Pangandaran

FB_IMG_1515036941798

Pangandaran Hebat (PAHE) Tidak Cair! Samen kenaikan kelas SDN 2 Padaherang dilaksanakan sangat sederhana sekali, dibandingkan dengan SD lain yang lebih meriah.

Menurut Kepala Sekolah Aan Juanda kepada JAYANTARANEWS.COM, Kamis (21/6/2018), mengatakan,” saya selaku Kepala Sekolah sangat prihatin dengan keterbatasan anggaran di sekolah yang tidak bisa membahagiakan siswa siswi di sini”.

” Saya sebagai Kepsek sangat kecewa, tidak bisa melaksanakan keinginan kegiatan samenan yang meriah, dan apa yang diharapkan dan yang diinginkan siswa siswi dan orang tua wali murid,” diungkapkan Aan.

Dengan pelaksanaan samenan, walaupun sederhana, namun Alhamdulilah berjalan lancar, meskipun terlihat di wajah anak – anak dan wali murid merasa ada kekecewaan.

” Saya merencanakan samenan ini sebelumnya, seperti pelatihan anak – anak oleh guru wali murid untuk menunjukan keterampilan kecerdasan yang terbaik bagi anak yang selama ini mereka didik, dan ditampilkan di atas panggung dan menjadi kebanggaan orang tuanya.

Sirnalah sudah keinginan anak – anak untuk tampil beda di atas panggung dengan menampilkan kepandaiannya mereka yang selama ini giat berlatih. ” Saya terpaksa melakukan samenan sederhana seperti sekarang tanpa kegiatan yang meriah dan cukup di ruangan kelas dan makanan seadanya,” katanya.

“Ini karena pengajuan untuk samenan atau kenaikan kelas dari anggaran Pangandaran Hebat (PAHE) tidak cair”

” Makanya, saya menyimpulkan untuk samenan sederhana. Yang penting di SDN 2 Padaherang bisa melaksanakan kegiatan samenan, dan kalau saya sampai tidak melaksanakan samen, pihak Dinas Pendidikan menyalahkan saya,” imbuh Aan.

Kenapa Kepsek yang lain bisa meriah, karena semua itu pake dana talang dulu. ” Kenapa saya tidak menuruti seperti Kepsek yang lain, saya takut sesudah pinjam untuk dana talangan, saya takutkan Pangandaran Hebatnya (PAHE) nya tidak cair dan untuk penggalangan saya harus pake uang dari mana?,” urainya.

” Makanya saya melaksanakan apa adanya. Kalau untuk urusan uang apalagi ini menyangkut uang negara, saya takut,” lanjut Aan.

IMG_20180622_120631

Foto: Endang, Kepala UPTD Kecamatan Padaherang

Di ruang terpisah, Kepala UPTD Kecamatan Padaherang (Endang) sebagai KPA nya mengatakan, persoalan anggaran PAHE untuk SDN 2 Padaherang dan semua SDN di Kecamatan Padaherang, benar ! bantuan Pangandaran Hebat (PAHE) belum dicairkan. ” Alasan saya tidak berani mencairkan karena pencairan (PAHE), harus dilaksanakan dulu kegiatannya, pake dana talang dulu kalau mau melaksanakan kegiatan samenan, baru dibikin SPJ dan foto – foto kegiatan habis berapanya ketahuan, baru saya GU kan dan baru bisa dicairkan, kalau belum dilaksanakan kegiatannya, saya tidak berani mencairkan kalau belum ada SPJ nya,” imbuh Endang.

Komite SDN 2 Padaherang Hendra, menyoroti apa yang dikatakan UPTD tidak masuk akal. Apa betul pencairan PAHE yang diberikan Pemkab dan Bupati Pangandaran Proses pencairan PAHE harus kegiatan dulu, baru dibikin SPJ, lalu bisa dicairkan dan harus syarat memakai dana talangan. Kalau memang proses seperti apa yang dikatakan UPTD dan dibuat aturan Pemkab dan Dinas Pendidikan Kabupaten Pangandaran seperti itu, apa gunanya pengajuan awal yang diajukan oleh kepala sekolah dengan dicantumkan anggaran dan peruntukannya yang dibutuhkan dari pengajuan untuk kenaikan kelas atau samen. ” Menurut saya, itu kan sudah jelas dipengajuan, jumlah anggarannya berapa yang dibutuhkan biayanya, kenapa harus menunggu SPJ ? Foto kegiatan dulu, aturan dari mana?

Makanya pihak sekolah mengajukan proposal kegiatan samenan melalui PAHE itu sudah jelas, di sekolah tidak ada angaran untuk menggalang kegiatan, imbuhnya. (Budi JN)