Pangdam III Siliwangi : Indahnya Sungai Citarum Mulai Berikan Arti Kehidupan Bagi Semuanya

IMG-20180916-WA0186

JAYANTARANEWS.COM, Bandung

IMG_20180628_215930

Kerja keras Prajurit Maung Siliwangi bersama masyarakat yang peduli terhadap lingkungan mulai membuahkan hasil. Kini, menurut Mayjen TNI Besar Harto Karyawan, Pangdam III Siliwangi, bahwa, indahnyanya Sungai Citarum mulai memberikan arti kehidupan bagi semuanya. Namun Pangdam juga menyayangkan, masih ada saja para pelaku usaha yang “Duableek” buang limbahnya ke sungai hanya semata – mata berorientasi pada keuntungan pribadi tanpa peduli pada kerugian kerusakan lingkungan, katanya.

Masih menurut Pangdam,” Perlu diterapkan sanksi sosial pada mereka. Hal ini kembali kepada masyarakat dan lingkungannya, apakah mereka juga melek dan mencium limbah yang ada didepan matanya atau masyarakat juga sudah terbiasa karena akibat sudah bertahun – tahun menikmati aroma tersebut, hingga larut dan tidak peka lagi dengan aroma yang membusuk ?, sebut Pangdam.

IMG_20180916_180606

Pangdam juga mengajak semua pihak, agar bersikap hati – hati dengan apa yang akan ditimbulkannya. ” Marilah melek bersama terhadap akibat yang nantinya akan ditimbulkan serta dirasakan oleh anak cucu kita kelak, bila kita tidak bersikap mulai dari sekarang,” terang Jenderal Bintang Dua itu berharap.

Sebelumnya, Kodam III Siliwangi pernah mengecam kepada seluruh industri di dekat wilayah Sungai Citarum untuk berkewajiban mengolah limbah melalui Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

Beberapa waktu lalu hingga sekarang, Satgas Citarum Harum telah melakukan penindakan terhadap beberapa perusahaan yang melakukan pencemaran ke Sungai Cimahi yang bermuara di Sungai Citarum.

Penindakan tersebut dilakukan berbagai cara, diantaranya menutup saluran pembuangan limbah dengan cara dicor agar tidak kembali mengalir ke sungai.

Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Besar Harto Karyawan, mengatakan, industri manapun yang masih membuang limbah ke Sungai Citarum, saluran tersebut akan ditutup. “Tidak boleh ada lagi,” kata Pangdam III Siliwangi di beberapa kesempatan berbicara seperti itu.

Dirinya mengatakan, hingga saat ini, ada beberapa perusahaan yang membuang limbah industrinya secara langsung ke Sungai Citatum tanpa melalui IPAL. ” Perusahaan tersebut diantaranya terdapat di Majalaya dan Cimahi,” katanya.

Ia yakin, Citarum Harum akan selesai dalam jangka waktu dua tahun, meski Pemerintah Pusat menargetkan hingga waktu tujuh tahun. ” Ini akan selesai bila seluruh elemen masyarakat ikut bahu membahu,” ajak Pangdam, ketika dikonfirmasi JAYANTARANEWS.COM, Minggu (16/9/2018). (Tim JN)