Rapat Paripurna DPRD Karawang, Minim Kehadiran, ASN Abaikan TATIB

IMG_20180910_172723

JAYANTARANEWS.COM, Karawang

IMG_20180628_215930

Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Karawang, 10 September 2018, yang membahas tentang Penetapan Rancangan Perubahan KU-APBD dan PPAS Tahun Anggaran (TA) 2018, Pembentukan Panitia Khusus Rancangan Peraturan Daerah (Pansus Raperda) tentang Izin Pemasangan Reklame, Perubahan Surat Keputusan DPRD tentang Program Pembentukan Peraturan Daerah Tahun 2018, dan Penyampaian Nota Pengantar Raperda tentang APBD Perubahan Tahun Anggaran 2018.

Ada yang menarik dari pemandangan rapat Paripurna kali ini. Selain tingkat kehadiran anggota DPRD Karawang yang minim, nampak terlihat dari kalangan Birokrat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang. Dimana dalam undangan rapat Paripurna, sebagai Tata Tertib (Tatib) DPRD mengharuskan menggunakan Pakaian Sipil Resmi (PSR), tetapi kenyataannya, Aparat Sipil Negeri (ASN) lebih banyak yang menggunakan Pakaian Dinas Harian (PDH) cokelat.

Pemerhati Politik dan Pemerintahan, Andri Kurniawan yang juga hadir dalam rapat Paripurna kembali menyampaikan pendapatnya. ” Dalam setiap momen Paripurna juga ada saja yang ngeyel tidak menggunakan PSR sebagai mana Tatib. Namun, hari ini memang terlihat begitu sangat banyak yang tidak menggunakan PSR, lebih banyak yang menggunakan PDH. Pertanyaannya, apakah surat undangan Paripurna hari ini mendadak? Sehingga banyak kalangan birokrat yang tidak mempersiapkan PSR,” katanya.

” Ataukah memang suatu bentuk ketidakpatuhan. Padahal, selain Tatib, ada yang harus dihargai, yaitu Bupati sebagai Pimpinan kalangan birokrat, dan juga DPRD. Dalam hal ini, Bupati melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) harus memberikan teguran keras!, Agar kejadian hari ini tidak terulang kembali dalam agenda Paripurna – Paripurna selanjutnya,” tukas Andri. (Tim JN)