Loading...

Tunggakan Gajih TU SMK BB2, Segera Dibayarkan

JAYANTARANEWS.COM, Cihampelas

IMG_20180628_215930

Polemik tentang Pegawai Tata Usaha (TU) Sekolah Menengah Kejuruan Bandung Barat 2 yang belum dibayar gajihnya selama 5 bulan, menemui titik temu.

Baca berita sebelumnya: <a href=”Gara-Gara Dukung AKUR, TU SMK BB2 KBB Tidak Digajih 5 Bulan – http://jayantaranews.com/gara-gara-dukung-akur-tu-smk-bb2-kbb-tidak-digajih-5-bulan/>”

Juhaeri, S.Pd.I selaku TU SMK itu telah bermusyawarah dengan Ketua Yayasan Universitas Bandung Barat (YUBB), Dr Masri M Mardjuki, SH, M.Si dan Kepala Sekolah SMK BB2 Dr Yuyun Yuniarsih, M.Pd, baru – baru ini.

Perkara tunggakan gajih Juhaeri selama 5 (lima) bulan yang tidak diberikan, telah dibantah Dr Masri M Mardjuki, SH.,M.Si dengan alasan bahwa sekolah itu sedang dilanda krisis keuangan. Namun Masri pun berjanji akan segera membayarkan gajih Juhaeri sesegera mungkin. ” Kemarin sekolah kami sedang ada kendala keuangan saja beberapa bulan. Dan kalau sekarang sudah tidak ada masalah, dan akan segera menuntaskan segala urusan administrasi,” ucap Masri.

Kepala Sekolah BB2, Dr Yuyun Yuniarsih, M.Pd mengungkapkan, bahwa terlambatnya gajih guru kemarin itu tidak ada sangkut – pautnya dengan urusan politik. Ia berpandangan, bahwa urusan politik adalah urusan pribadi masing – masing tanpa ada embel – embel yang lain.

Juhaeri yang didampingi H Chandra Permana Ketua Kebangkitan Sunda Bersatu Indonesia (KSBI) Bandung Barat mengatakan, bahwa segala urusan administrasi yang belum tuntas akan segera diselesaikan oleh Ketua Yayasan. Dan oleh karena itu, lanjut Juhaeri, ia akan segera mengundurkan diri sebagai TU SMK BB2 secara baik – baik.
“ Hubungan saya dengan Bu Kepsek baik – baik saja. Malah barusan saya sempat meminta maaf jika selama saya mengabdi sebagai TU telah banyak salah. Dan Bu Kepsek pun melakukan hal serupa,” ujar Juhaeri.

Sedangkan H Chandra Permana selaku Ketua KSBI Bandung Barat mengutarakan, pihaknya selaku Ormas hanya bisa mendorong dan mendoakan tanpa ikut campur tangan lebih dalam.

Chandra pun mengatakan, keikutsertaannya kali ini adalah untuk memberi motivasi pada Juhaeri selaku anggota KSBI agar berbesar hati menghadapi masalah ini.
“ Saya ingin semua anggota KSBI menjadi orang yang lapang dada dan berbesar hati untuk minta maaf, sekali pun kita benar. Intinya, KSBI adalah Ormas santun yang mengedepankan silaturahmi ala Urang Sunda,” papar mantan ajudan Aher itu. (Asmara)