Rusak & Berlubang Jalur Rancaekek-Majalaya, PemKab Seakan Tutup Mata!

IMG-20181207-WA0011

JayantaraNews.com, Kab Bandung

Kondisi Jalan Raya Rancaekek – Majalaya telah lama rusak dan berlubang, namun belum juga ada upaya perbaikan. Infrastruktur jalan rusak di Kabupaten Bandung sepertinya sudah menjadi hal yang biasa.

IMG-20181207-WA0009

Jalan berlubang hingga kedalaman puluhan centimeter, sehingga sering menimbulkan kecelakaan lalu lintas pengguna jalan. Pemerintah Daerah setempat, khususnya Dinas PUPR juga seakan tutup mata dengan kondisi jalan tersebut.

Hasil pantauan JayantaraNews.com,
Jalan rusak serta berlubang di akses Jalan Raya Rancaekek – Majalaya di beberapa titik, seperti halnya di Jalan Dangdeur, tepatnya depan Toko Ria Busana, Pasar RTC, PLN, dan depan Perum RISCON, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung. Hal ini menjadi keluhan warga dan para pengguna kendaraan R2 dan R4, Kamis (06/12/2019), pukul 8:30 WIB.

IMG-20181207-WA0008

Warga masyarakat Desa Bojong Loa, Kecamatan Rancaekek, Edih (55) menyampaikan ke awak media JayantaraNews.com,” Masyarakat sudah lama mengeluhkan terkait rusak dan berlubangnya Jalan Raya Rancaekek – Majalaya, karena jalan ini padat kendaraan, sehingga sering terjadi kemacetan. Karena selain keluar masuknya kendaraan dari Pasar RTC, ditambah jalan banyak yang berlubang, hingga lajur kendaraan tidak lancar,” katanya.

IMG-20181207-WA0006

Namun, lanjut Edih, sampai sekarang ini belum terlihat ada perbaikan jalan, sehingga sering terjadi kecelakaan, terutama pengendara sepeda motor roda 2 dan juga roda 4, seperti telah terjadi kecelakaan satu bulan kebelakang, belum kendaraan roda 4 di waktu malam terjadi menabrak roda penjual martabak di pinggir jalan, dan pengendara sepeda motor hingga hancur akibat tertabrak oleh kendaraan roda 4 karena menghindari jalan yang berlubang, imbuhnya.

Apalagi dimusim hujan, jalan sering tergenang air, sehingga lubang tersebut tidak kelihatan tidak berlubang, terutama dimalam hari, akhirnya banyak pengguna jalan yang berjatuhan, ungkapnya.

IMG-20181207-WA0007

Di tempat berbeda, Asep (45), Warga Kp Tangeng RW 16 Desa Bojong Loa mengatakan,” Berlubangnya jalan Rancaekek – Majalaya, tepatnya depan Perumahan Grand Riscon itu, sudah hampir 1(satu) tahun lebih, padahal jalan itu baru dibeton sekitar 2 (dua) tahun, namun jalan sudah hancur. Apalagi akses Jalan Rancaekek – Majalaya banyak angkutan berat, seperti pengangkut batu bara, pasir, batu, dll dengan kapasitas angkutan tersebut yang melintas ke Jalan Rancaekek – Majalaya ini sampai beratnya puluhan ton, sehingga jalan cepat rusak. Padahal baru – baru ini ada perbaikan jalan dengan beton, namun entah kenapa dan program dari mana perbaikan tersebut, karena dalam perkerjaan tersebut tidak ada kejalasan dalam pelaksanaanya,” ulasnya.

Dan juga, lanjut Asep, yang diperbaiki dengan pengecoran hanya di 3 (tiga) titik, dan beberapa meter di Jalan Ranca Peujit – Majalaya, tepatnya sebelah utara Perumahan Grand Riscon. Padahal masih banyak titik – titik yang rusak dan belubang,” sebutnya.

Saat dikonfirmasi, Kepala UPT Cicalengka, H Deden mengatakan,” Untuk perbaikan Jalan Rancaekek – Majalaya, sudah diprogramkan ditahun 2018 ini, dari Program ABT Pemkab Bandung. Namun sudah ada penunjukan langsung (PL) dari PUPR Kabupaten Bandung ke pihak kontraktor, namun belum tahu kontraktornya belum ada kordinasi kepada UPT PUPR Cicalengka,” kata Deden Kepala UPT Cicalengka melalui telepon selulernya kepada JayantaraNews.com.

” Untuk perkerjaan perbaikan, lanjut Deden, jalan di Ranca Peujit sudah ada perbaikan, namun saya tidak tahu kontraktornya CV apa, ngga tahu, karena pada waktu pelaksanaan tidak ada koordinasi ke UPT Cicalengka,” jelasnya.

(Tim JN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here