Wow! Terlibat Edarkan Sabu, Oknum Anggota Polisi & Guru Honorer Ditangkap

IMG-20181207-WA0179

JayantaraNews.com, Barito Utara (Kalteng)

Sapu bersih dan tanpa pandang bulu, hal itu lah yang menjadi komitmen Polres Barito Utara, Kalimantan Tengah, dalam memerangi peredaran Narkoba di wilayah hukumnya. Terbukti, satu oknum Anggota Polisi dan guru honorer ditangkap, Kamis, (6/12) sore.

Alhasil, oknum Polisi Muhammad Yusuf, dan Akhmad Rodisiswansyah alias Anjang (46), guru honorer di SMAN 2 Muara Teweh, berhasil tangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Barito Utara, karena kedapatan memiliki Narkoba jenis sabu.

Kapolres Barito Utara AKBP Dostan Matheus Siregar, melalui Kasat Narkoba AKP Tugiyo membenarkan, bahwa pihaknya telah mengamankan oknum anggota Polisi dan guru honorer tersebut.

“ Akhmad Rodisiswansyah, S.Hut alias Anjang, warga Jalan Perwira No 08 RT 06 Kelurahan Melayu Kecamatan Teweh, pekerjaan guru honorer di SMAN Muara Teweh, adalah Target Operasi (TO), karena diduga sering melakukan transaksi dan penyalahgunaan Narkotika,” ungkap Tugiyo, Jum’at, (7/12/18).

Dijelaskannya, setelah petugas melakukan penggeledahan badan dan rumah, ditemukan barang bukti Narkoba jenis Sabu, dari hasil pengembangan ada analisa transaksi elektronik HP, berupa Chat WA didapat ada data transaksi, bahwa tersangka Anjang, beberapa kali menerima suplay Sabu dan transfer uang kepada Muhammad Yusuf, oknum anggota Polisi berdinas di Polres Barut.

IMG-20181207-WA0254

“ Kemudian, petugas SatresNarkoba bersama anggota SiePropam mencari dan mengamankan Yusuf dan membawa kedua tersangka beserta barang bukti ke Polres Barut untuk dilakukan proses lebih lanjut,” kata Kasat.

Adapun, barang bukti yang berhasil diamankan adalah, satu paket Narkotika jenis Sabu berat 0,50 gram, satu buah alat hisap Sabu, satu unit timbangan digital merk CHQ warna hitam, tiga pipet kaca, satu buah kompor pembakar Sabu, satu buah botol berisi alkohol, satu unit HP merk OPPO type CPH1801 warna hitam dan uang tunai sebesar Rp 1,350 juta.

Akibat perbuatan kedua tersangka, kita kenakan Pasal 114 ayat (1) jo 112 ayat (1) jo 132 ayat (1) UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimak 5 tahun, maksimal 20 tahun kurungan, pungkasnya.
(Ang/Tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here