Loading...

Jelang Pemilu, SDC Gelar Deklarasi Aksi Damai & Family Gathering Anti Hoax

IMG_20190120_222321

JayantaraNews.com, Malang

Dalam ulang tahunnya, Komunitas Netizen Surabaya Digital City, menggelar deklarasi damai menjelang Pemilu 2019 mendatang.

Komunitas Surabaya Digital City (SDC) yang merupakan komunitas berbasis teknologi digital asal Surabaya, telah menggelar family gathering yang bertempat di Café Sawah, Desa Pujon Kidul, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Minggu (20/1).

Dijelaskan Aldy Lazuardi, selaku Ketua Umum Komunitas SDC, bahwa pihaknya berharap, Pemilu nantinya bisa aman dan damai dengan cara melawan hoax, stop black campaign, stop ujaran kebencian. Hal tersebut sudah diagendakan untuk kesuksesan mendukung pemerintah.
“ Yang paling penting di sini adalah, Komunitas SDC ini merupakan komunitas yang memiliki visi dan misi untuk membentuk perilaku yang bijak terhadap media sosial.

Seperti yang kita tahu sendiri, media sosial ini adalah sesuatu yang luar biasa, kemudian menjadi “Momok” karena di dalamnya terdapat banyak sekali berisi hoax dan konten negatif lainnya. Dan hal tersebut memang harus dicounter serta harus ada komunitas yang peduli di luar pemerintah, dimana dia akan bertanggung jawab dari sisi moral dan sosial, jelasnya.

IMG-20190120-WA0213

Surabaya Digital City (SDC) adalah sebuah komunitas warga Surabaya dan sekitarnya yang peduli terhadap bangsa dan negara ini.

Dengan menggunakan teknologi berbasis digital, semua warga Surabaya dan sekitarnya akan terintegrasi dengan satu system, semua stake holder akan ada di situ, sehingga termonitoring kota.

Diketahui, komunitas SDC sering kali support terhadap pemerintah, dan merupakan anggota cyber Jawa Timur. Selain itu, komunitas SDC juga berfungsi sebagai gerakan melawan hoax, diantaranya dengan meng take down dan mengcounter setiap ada konten – konten negatif yang ada di dunia maya, baik di sosial media atau lainnya.

Lanjut Aldy, pihaknya saat ini berupaya untuk memviralkan segala sesuatu yang sifatnya positif, baik itu dari pemerintah atau dari sisi sosial masyarakat sendiri. Hal ini dia lakukan agar masyarakat paham, bahwa media sosial dan dunia nyata memang perlu adanya hal – hal positif.
“ Dihadiri ratusan netizen seluruh Jawa Timur dan komunitas grup facebook, mulai dari Info Lantas Sidoarjo, Bolo Ngawi, K37, I Love Jember, Laskar Segoro Kidul, Surabaya Informasi, KS2J, gabungan pecinta alam dll ini, berlangsung meriah,” ucap Ketum SDC.

“ Untuk harapan kedepannya, dalam waktu dekat, kita akan membuat beberapa aplikasi – aplikasi modern untuk membantu masyarakat. Entah itu untuk Kantibmas atau semacam finance technology. Hal ini dilakukan, mengingat salah satu visi misi dari Surabaya sendiri adalah Program Smart City yang artinya Kota Pintar”.

Kenapa Surabaya bisa berkembang pesat seperti saat ini, karena adanya kontribusi dari pemerintah untuk memviralkan segala aktivitas positifnya ke seluruh dunia. ” Makanya, di contact kita terdapat tulisan “Surabaya Mendunia”. Tapi harapan kami bukan hanya Surabaya yang mendunia, tapi Jawa Timur bisa mendunia juga,” harapnya.

Aldy juga menambahkan, pihaknya mengimbau khususnya kepada masyarakat agar bisa menjadi netizen atau warganet yang bijak. Jangan sampai cenderung untuk langsung percaya terhadap informasi yang tidak jelas. Dengan kata lain “Saring Before Sharing”, artinya adalah, saringlah terlebih dahulu informasi yang didapat. Jangan sampai terburu – buru langsung mempercayai informasi yang didapat. (John)