Politisi PKS Bicara Soal Jembatan Orong Telu, Ini Tanggapan Kadis PUPR:

IMG_20190111_135816

Ket foto: Kadis PUPR Sumbawa L Suharmaji K, ST, MT (Kanan) & Salamuddin Maula (Kiri)

JayantaraNews.com, Sumbawa

Terkait sejumlah akses jalan atau  jembatan di Kabupaten Sumbawa yang belum ditangani serius oleh Pemerintah Daerah, menyebabkan Politisi PKS di Parlemen DPRD Kabupaten Sumbawa Salamuddin Maula angkat bicara!

Dan salah satu yang menjadi perhatian publik saat ini, ada 2 jembatan di Kecamatan Orong Telu yang kondisinya memprihatinkan, yakni Jembatan Brang Punik dan Tempoak Renok E

Kemudian Salamuddin Maula mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) agar segera melakukan perbaikan sementara terhadap dua jembatan dimaksud.
Desakan dan intrupsi tersebut disampaikan Jalo sapaan akrab Salamuddin Maula pada saat Sidang Paripurna DPRD Sumbawa, (8/1/2019).

Bahwa dia mengaku sudah turun ke lokasi untuk meninjau kondisi jembatan dimaksud. “ Saya turun ke lokasi di Brang Punik hari Sabtu. Sungguh membuat kita trenyuh, kondisi jembatan yang hampir putus dan begitu sulit untuk dilalui. Hingga sampai saat ini belum ada penanganan serius dari Pemerintah,’’ tegasnya.

Kemudian, jikalau Pemda tidak segera bertindak dalam melakukan penanganan serta memberikan solusi, maka dikhawatirkan jembatan tersebut akan semakin rusak. Sementara itu, apalagi musim hujan datang dengan curah hujan cukup di wilayah Kabupaten Sumbawa dan sekitarnya masih terjadi. ‘’ Apabila banjir menerjang lagi, maka jembatan tersebut akan putus. Tentu masyarakat Orong Telu akan terisolir,’’ ucapnya.

Bahkan, Pemda kelihatannya tidak serius dalam memberikan pelayanan terbaik dengan kehidupan masyarakat, ketika jembatan tersebut tidak segera diperbaiki. Sehingga kembali berharap, Pemda segera mengambil tindakan dalam melakukan penanganan.

“ Dan itu tidak baik bagi Pemerintahan ini. Saya berharap Pemerintah mengambil tindakan secepatnya, walaupun itu hanya dengan bronjong saja,” harap Jalo sapaan akrabnya politisi PKS tersebut.

Sementara itu, di tempat dan waktu berbeda, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sumbawa L Suharmaji K, ST, MT menjelaskan, bahwa terkait jembatan tersebut, persoalan infrastruktur dan jembatan zona selatan, Dinas PUPR sudah masuk dalam perencanaan dan desain pada tahun 2019, ujarnya kepada JayantaraNews.com, (9/1/19).

Untuk itu, kami selalu ikhtiarkan agar Pemprov dan Pemerintah Pusat bisa membantu dalam pembangunan infrastruktur daerah zona selatan Kabupaten Sumbawa.

Meskipun PUPR saat ini minim anggaran, namun untuk diketahui, bahwa kami akan usahakan agar penanganan jembatan tersebut bisa ditangani dengan baik, sehingga akses jalan bisa dilalui oleh masyarakat, ulasnya.

Bahkan, Pemprov akan memberikan lampu hijau dalam penanganan infrastruktur dan jembatan daerah selatan tersebut.

Sementara itu, saat ditemui, Kabid Bina Marga PUPR Ikhsan Imanuddin mengungkapkan, bahwa terkait jembatan tersebut yang akibat banjir, kami akan berusaha memperbaiki sesuai dengan permintaan masyarakat. Meskipun Pemda melalui PUPR saat ini keterbatasan anggaran, namun kami akan usahakan agar bisa diperbaiki sehingga akses jalan tersebut bisa dilalui kembali oleh masyarakat.

Sejauh ini, kami telah melakukan investigasi lapangan dan melihat kondisi tersebut langsung. Jikalau kita tangani saat musim hujan ini, ya jelas artinya tak maksimal dalam pembangunannya, karena jika datang banjir, otomatis akses jembatan tersebut bisa rusak kembali.
Kita ingin semua akses jalan selatan itu bisa cepat tuntas, meskipun saat ini keterbatasan anggaran dalam segala hal. Namun tidak terlepas dari semua itu, kita akan selalu berupaya memberikan pelayanan terbaik pada semua masyarakat, tutupnya. (Dhy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here