Ketua DPP RSI NTB Bantah Minta Dana Kampanye, Amrin: Kami Ihlas Tanpa Pamrih

IMG-20190211-WA0200

JayantaraNews.com, Mataram

Sebelumnya diberitakan viva.co.id tanggal 10 Februari 2019 yang diposting pukul 19.55 WIB, terkait adanya ‘Relawan Prabowo Kecewa Karena Tak Diberi Dana Kampanye’, dibantah Amrin Ketua DPP NTB Rumah SandiUno Indonesia.

Amrin yang dikonfirmasi awak media membantah terkait judul dan isi berita tersebut yang tidak sesuai dan ia menduga statementnya dipelintir kemudian disebarluaskan untuk menjatuhkan elektabilitas Prabowo-Sandi.

” Saya tidak pernah berstatement seperti yang di media massa itu, kami hanya minta support dan kerjasama BPP NTB dan Parpol pengusung untuk menyiapkan APK seperti spanduk, poster, baliho, dan lainnya untuk kami sebarluaskan ke seluruh wilayah di NTB. Karena kita ketahui sendiri, APK Paslon Nomor Urut 02 sangat minim. Kemampuan relawan sangat terbatas, makanya kami minta supaya mereka menyiapkan APK, jadi tidak ada yang meminta uang sepersenpun,” tegas Amrin.

Dijelaskan Amrin, pihaknya berjuang dengan sangat ihlas, bahkan ia akui semua relawan siap mengorbankan segalanya untuk kemenangan Prabowo-Sandi di NTB, tidak pernah terbersit di benaknya untuk meminta imbalan apapun.

” Semua relawan Prabowo-Sandi bekerja ihlas tanpa pamrih, kami korbankan segalanya untuk kemenangan Bapak Prabowo-Sandi di NTB. Murni ini perjuangan, kami tidak meminta imbalan sedikitpun,” tandasnya.

Sebelumnya dikabarkan pemberitaan oleh viva.co.id, Judul: “Relawan Prabowo Kecewa Karena Tak Diberi Dana Kampanye”

Relawan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Lombok, Nusa Tenggara Barat, mengaku kecewa terhadap Badan Pemenangan Provinsi pasangan calon presiden dan wakil presiden itu. Sebab mereka tak diberi bantuan dana untuk memproduksi Alat Peraga Kampanye (APK), seperti spanduk, poster, baliho, dan lain-lain. (Zi Jn)