Pindah Ke Taman Kerato, Pasar Seketeng Di Non Aktifkan

IMG-20190212-WA0300

JayantaraNews.com, Sumbawa

Aktivitas masyarakat dalam melakukan perdagangan di Pasar Seketeng pasca kebakaran, mulai Rabu (13/2), akan di non aktifkan.

Penonaktifan ini menyusul akan dipindahkannya ke Taman Kerato, Kecamatan Unter Iwes, yang sudah dapat digunakan sebagai relokasi pasar untuk para pedagang.

Saat ditemui awak media, H Hasan Basri, selaku Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sumbawa, Selasa (12/2) mengungkapkan, bahwa berbagai persiapan relokasi di Taman Kerato, seperti pendirian lapak pedagang sudah selesai dikerjakan. Dan direncanakan pada Rabu (13/2),  sudah mulai dapat ditempati,

“ Persiapan dalam rangka penetapan relokasi pedagang pasar yang direncanakan mulai besok. Kegiatan ini adalah menindaklanjuti kegiatan kemarin dalam rangka penempatannya,” ujarnya.

Sementara itu, H Bas, sapaan akrab H Hasan Basri, menuturkan, meskipun pada awal pemindahan masih ada kekurangan, pihaknya siap memperbaiki hal tersebut sambil berjalannya kegiatan pasar, dimana sejauh ini, selain lapak, pihaknya juga sudah mempersipakan kamar mandi dan tandon sebagai penampung air bersih.

“ Dalam arti ada kekurangan, besok kita sambil perbaiki, kalau kita tunggu lengkap betul tidak mungkin. Masalah fasilitas kamar mandi, kita sudah siapkan 4, ada portable dua dan permanen dua. Ada tandon juga kita siapkan,” ulas H Bas.

Untuk mengatur posisi pedagang direncanakan menggunakan sistem undian, namun hal itu urung dilakukan, lantaran pedagang lebih memilih mengatur sendiri tempatnya berdasarkan kelompok yang sudah ada sebelumnya.

“ Dia berharap, tetangganya saat di Pasar Seketeng juga menjadi tetangganya di sini, karena merasa sudah enak. Kalau umpamanya dia mau jemput anaknya bisa menitip barang dagangannya, kalau diundi tentu dia beda tetangganya, dia harus menyesuaikan diri. Yang kedua, kalau ada kelebihan sedikit, umpamanya temannya punya bakul dua atau lebih bisa dititip,” ungkapnya.

“ Alhamdulillah, kemarin pedagang ikan dan sayur ini, termasuk sembako sudah bisa mengatur, membagi dirinya sendiri,” tambahnya.

Mulai beroperasinya pasar sementara di Taman Kerato ini, juga bersamaan dengan ditutupnya Pasar Seketeng. Sehingga pihaknya berharap tidak ada lagi pedagang maupun masyarakat yang menuju Pasar Seketeng.

“ Oleh karena itu, kita minta doa dan dukungan semua pihak, termasuk yang belanja juga nanti jangan di sana, meskipun ada tersisa satu dua orang. Karena jika yang belanja di sini semuanya tidak ada lagi yang berjualan di sana,” terangnya.

“ Kalau masih ada yang berjualan, kami akan mengambil sikap. Nanti malam kita akan pagar seng biar tidak ada lagi yang berjualan di sana. Semua kita di sini, Insya Allah ditutup. Kalaupun ada yang kurang sambil jalan kita lengkapi,” tegasnya.

(Zi Jn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here