Dari 633 Orang Mengidap TBC, 10 Anak Diantaranya Terjangkit Di Kab Sumbawa

IMG-20190315-WA0001

Ket: Sekretaris Dinas Kesehatan Kab Sumbawa, Ir Surya Darmasyah

JayantaraNews.com, Sumbawa

Tuberkulosis (TBC atau TB) merupakan suatu penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mikobakterium Tuberkulosa.

Kita ketahui, bahwa hasil survei Kesehatan Rumah Tangga Depkes RI menunjukkan, bahwa Tuberkulosis (TBC) merupakan salah satu penyakit kedua penyebab kematian.

Saat ditemui JayantaraNews.com, (14/3) Hendra Gunawan, S.Pd, M.Pd, selaku Kordinator Implementasi Unit Lembaga Kesehatan Nahdatul Ulama (KIU-LKNU) yang bekerjasama dengan Dinkes Kabupaten Sumbawa mengatakan, bahwa kegiatan ini dalam upaya peningkatan pelayanan dalam temuan terhadap warga yang terjakit penyakit TBC yang ada di Sumbawa, sehingga jikalau ada temuan terhadap warga yang terjakit penyakit TBC tersebut, maka akan segera dikawal dalam proses pengobatannya sampai sembuh.

Dan Program TB LKNU di Sumbawa mulai sejak bulan November 2018 hingga tahun 2019. Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari mulai dari 13-14 Maret, dan para perserta terdiri dari para kader dari Puskesmas, perawat serta masyarakat.
” Kami dari LKNU ini ikut berperan serta dalam membantu pemerintah pusat dan daerah, dalam upaya pelayanan bisa diberikan dengan baik dan bisa menemukan warga yang terjangkit penyakit TBC tersebut,” ungkap Hendra sebagai IU-LKNU.

IMG-20190315-WA0000

Ket: Pelatihan Kader TB dari LKNU bekerjasama dengan Dinkes Kab Sumbawa

Namun, sejak LKNU ini turun ke lapangan untuk mendata terkait warga yang terjangkit TBC di Kabupaten Sumbawa mendapat apresiasi dari semua pihak. Dan terkait jumlah warga yang terjangkit penyakit tersebut, kami sudah serahkan ke dinas terkait. ucapnya

Sebenarnya, setiap orang berpotensi terserang penyakit TBC ini. Namun, jika dilihat dari kondisi Indonesia yang sekarang ini, rata-rata masyarakat yang terkena TBC adalah masyarakat yang tinggal di daerah perkotaan, karena atmosphere udara dan keadaan lingkungan di daerah perkotaan sangatlah buruk dan berpotensi tinggi terhadap muncul dan menyebarnya bakteri TBC ini, katanya

Meskipun tidak menutup kemungkinan masyarakat yang tinggal di pedesaan pun dapat terserang TBC. Hal ini karena masih banyak masyarakat Indonesia yang kurang memiliki pengetahuan mengenai gejala, resiko serta penularan penyakit TBC itu sendiri. Tidak sedikit masyarakat yang tidak bisa membedakan antara batuk biasa dengan batuk TBC, jelas Hen sapaan akrabnya.

Sementara, di tempat berbeda saat ditemui JayantaraNews.com Sekdis Kesehatan Kabupaten Sumbawa Ir Surya Darmasyah mengungkapkan, bahwa Program LKNU tersebut patut diapresiasi, dan dalam kegiatan seperti ini bisa ikut berperan serta membantu kami dalam mendata warga yang terkena penyakit TBC tersebut. Sehingga dari Dinkes bisa mengetahui sejauh mana perkembangan serta penanganan dan pengobatan kepada warga yang terjakit penyakit tersebut.

Kemudian dari kader yang telah terpilih menjadi kader TB oleh Lembaga Kesehatan Nahdatul Wathan (LKNU), agar bisa bekerja dengan baik dan profesional di lapangan. Dan para kader yang terpilih agar bisa menemukan warga yang terjangkit penyakit TBC sehingga dengan gerak cepat penanganan serta proses pengobatan. Karena proses pengobatan butuh waktu 6 bulan sehingga bisa sembuh dari penyakit tersebut, ungkapnya.

Dan kasus temuan penyakit Tuberkulosis (TBC) di Kabupaten Sumbawa sebanyak 633 orang yang telah positif mengidap penyakit tersebut dan 10 anak
yang mengidap penyakit tersebut.

Untuk diketahui, dari jumlah tersebut tersebar disemua kecamatan, yakni Sumbawa (unit I)  73 orang, Lab Badas 63 orang, Moyo Hilir 51 orang, Sumbawa (unit II) 50 orang, Alas 49 orang, Uter Iwes 41 orang, Empang 40 orang, Alas Barat 31 orang, Utan 30 orang, Plampang 29 orang, Lape 23 orang, Lopok 22 orang, Moyo Hulu 22 orang, Maronge 20 orang, Buer 19 orang, Moyo Utara 16 orang, Lunyuk 14 orang, Tarano 10 orang, Bt. Lanteh 8 orang,  Rhee 8 orang, Labangka 7 orang, Lantung 5 orang, Lenangguar 2 orang, Ropang 2 orang dan orong telu 2 orang. Dan 10 orang anak yang terjangkit TBC tersebut berada di Kecamatan Sumbawa (unit I) sebanyak 3 orang,  Moyo Hilir 2 orang, Empang 2 orang, Uter Iwes 1 orang, Lab Badas 1 orang dan Alas 1 orang.

(Dhy JN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here