Ketua DPRD Sumbawa Dorong Semua Pihak Jaga Kondusifitas Daerah

IMG-20190314-WA0582

Ketua DPRD Kab Sumbawa, H Lalu Budi Suryata, SP

JayantaraNews.com, Sumbawa

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa H Lalu Budi Suryata, SP mendorong semua pihak dalam menjaga kondusifitas daerah dari semua lini, baik itu dari pihak aparat keamanan Kepolisian, TNI, Pol PP maupun pemuda dan tokoh masyarakat, sehingga masyarakat bisa merasa aman dan damai dalam kehidupan tatanan kehidupan bermasyarakat, (14/3).

Kemudian, saat dikonfirmasi JayantaraNews.com, Ketua DPRD Sumbawa H Lalu Budi Suryata mengungkapkan, bahwa sangat prihatin serta menyayangkan terjadi aksi pembegalan dengan tindak kekerasan yang menimpa salah seorang pemuda di jalur Jembatan Samota tersebut.

Namun, kejadian seperti itu jangan sampai terulang, mengingat kondusifitas daerah sangat baik. Apalagi daerah kita masih dalam proses pembangunan serta mendorong lajunya perekonomian dalam bidang investasi. Jangan sampai dengan ulah oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab maka menggangu kondusifitas daerah yang sudah baik, ungkapnya.

Dan seperti yang ramai diberitakan sebelumnya, adanya kasus pembegalan yang terjadi di Jembatan Samota Sumbawa, terjadi Kamis, 7/3 lalu.

Sarimin (26), warga Dusun Kaduk, Desa Batu Rotok, Kecamatan Batu Lanteh, bersama pacarnya dibegal oleh empat orang pelaku. Akibat kejadian tersebut, Sarimin mengalami luka bacok di pinggang dan punggung. Sedangkan pacarnya mengalami luka tebasan di lengan kirinya. Dalam aksinya para pelaku yang dilengkapi senjata tajam dan panah tersebut menggunakan penutup wajah agar tidak dikenali korban.

Dan kemudian, kejadian di tempat berbeda, Fahad (18) pelajar SMK ditebas orang tak dikenal saat pulang sekolah. Akibatnya, punggung pemuda yang tinggal di Desa Jorok, Kecamatan Unter Iwes, ini mengalami luka terbuka, pelakunya dua orang berboncengan sepeda motor.

” Saya berharap, agar pihak aparat keamanan baik itu Kepolisian, TNI,  Pol PP maupun masyarakat turut serta mengamankan kondusifitas daerah dari hal-hal yang bisa mengganggu kondisi keamanan daerah,” ucapnya.

Selain itu, juga mendorong Aparat Penegak Hukum (APH), yakni Kepolisian agar segera mengungkap dan menangkap para pelaku pembegalan tersebut, dan untuk para keluarga korban agar bisa bersabar atas musibah yang menimpa anak-anaknya serta mempercayakan para penegak hukum untuk menangkap para pelaku pembegalan tersebut, tegas Lalu Budi. (Dhy JN)