Rekapitulasi Surat Suara Kec Majalaya TERTUTUP, Peliputan Media Terjegal!

IMG-20190420-WA0104

JayantaraNews.com, Kab Bandung

Rekapitulasi surat suara Pileg dan Pilpres yang dilaksanakan hari ini, Sabtu (20/4/19) oleh PPK Kecamatan Majalaya, ternyata berlangsung TERTUTUP! Bahkan hanya undangan saja yang boleh mengikuti alur rekapitulasi penghitungan hasil pencoblosan.

Hal ini sangat disayangkan, mengapa harus undangan saja yang bisa masuk menyaksikan hasil pencoblosan. Bahkan awak media pun tidak diperkenankan untuk masuk ke lokasi pencoblosan.

Saat awak media JayantaraNews.com akan meliput rekapitulasi penghitungan surat suara yang dilaksanakan di GOR KONI Desa Majakerta, Kecamatan Majalaya, dijegal oleh beberapa anggota Kepolisian dan juga Kapolsek Majalaya.

Menurut Kapolsek Majalaya Kompol Kurnia,” Maaf pak! tidak boleh masuk!, yang boleh masuk hanya undangan saja, kalau diundang silahkan saja boleh masuk,” katanya.

IMG-20190420-WA0105

” Padahal, saya bilang, bahwa saya dari media yang ingin meliput. Namun tetap saja yang bisa masuk adalah undangan,” ungkap Asep, Kordinator Liputan Media Online JayantaraNews.com.

Inilah yang menjadi tanda tanya dalam rekapitulasi yang diselenggarakan oleh PPK Kecamatan Majalaya, seolah ada yang ditutupi dari rekapitulasi tersebut. Entah apa yang terjadi, mengapa bisa seperti ini? Penghitungan harus dihadiri oleh undangan saja.

Penasaran dengan apa yang terjadi, JayantaraNews.com segera menghubungi Ketua PPK Kecamatan Majalaya Yadi Budiman, melalui pesan WhatsAppnya. Yadi menyampaikan,” Silahkan saja! ini terbuka untuk umum, mengapa harus ada undangan, ini hanya penghitungan dan rekapitulasi hasil penghitungan di TPS, jadi silahkan saja terbuka untuk umum,” tandasnya.

Memang benar saja, ternyata yang diperbolehkan hanya saksi partai saja, sedangkan masyarakat umum tidak boleh masuk, juga untuk masuk GOR Koni pun ditutup rapat tidak dibuka.

Hal ini jelas, bahwa penghitungan surat suara di tingkat PPK Kecamatan Majalaya seakan tertutup.

Lebih anehnya lagi, kenapa Ketua PPK Kecamatan Majalaya mengatakan terbuka untuk umum, sedangkan Kapolsek Majalaya mengatakan hanya undangan saja yang boleh masuk? Inilah yang menjadi pertanyaan yang tidak masuk diakal. (Asep Setiawan)