Loading...

Antisipasi Sidang PHPU, Polda NTB Siagakan 1.200 Pasukan Gabungan TNI-Polri

IMG-20190614-WA0038

Ket: Kapolda NTB Irjen Pol Nana Sudjana, beserta Kasrem 162/WB Kol Info Endrawan Yansori

JayantaraNews.com, Mataram

IMG-20190614-WA0037

Menjelang sidang perdana kasus sengketa hasil Pemilu 2019, yang berlangsung di Mahkamah Konstitusi (MK) Jakarta, pada Jum’at (14/06/2019), Polda NTB menggelar apel kesiapsiagaan di lapangan Gajah Mada Mapolda NTB, Kamis (13/6/2019), kemarin.

Apel tersebut digelar, untuk mempersiapkan pasukan daerah  lebih dini sekaligus mengantisipasi kemungkinan  akan timbulnya gejolak dan gangguan terhadap kamtibmas ketika sidang di Jakarta berlangsung. Mengingat Operasi Ketupat Gatarin 2019 telah berakhir, maka TNI dan Polri   lebih fokus melaksanakan pengamanan sidang MK tersebut.

Kapolda NTB Irjen Pol Nana Sudjana menjelaskan, bahwa  apel gelar pasukan dimaksud, untuk menyatukan tekad serta komitmen seluruh pihak terkait, agar bersama-sama mewujudkan keamanan dan ketertiban di wilayah NTB, agar tetap terjaga dan kondusif.

” TNI dan Polri di NTB, begitu juga dengan instansi terkait, agar tetap mewaspadai segala kemungkinan yang terjadi, seperti adanya gerakan yang muncul di daerah ketika sidang sengketa Pemilu Presiden di MK berlangsung,” disampaikan Kapolda melalui JayantaraNews.com, usai apel gelar pasukan gabungan di lapangan Gajah Mada.

Kapolda NTB menambahkan, situasi pusat sangat mungkin  mempengaruhi kondisi keamanan daerah, seperti adanya gerakan aksi protes dan demonstrasi, serta unjuk rasa yang pastinya mengganggu  jalannya persidangan MK. ” Untuk mengantisipasi kemungkinan  masalah tersebut, Polda NTB sudah mengsiagakan Pasukan Gabungan TNI-Polri sebanyak 1.200 personil, yang selalu siap siaga untuk mengamankan daerah NTB,” tegasnya.

Irjen Pol Nana Sudjana berharap, agar tidak ada masyarakat NTB yang ikut ikutan ke Jakarta untuk melakukan orasi dan unjuk rasa, lebih-lebih dengan niat untuk menekan MK dan mengganggu jalannya sidang sengketa Pemilu 2019 tersebut, dengan harapan, semuanya berjalan aman, nyaman dan kondusif, tutup Nana Sudjana. (Nu JN)