Polda Kepri Gelar Apel Konsolidasi Ops Ketupat Seligi 2019 & PAM Kesiapan Sidang PHPU

IMG-20190614-WA0025

JayantaraNews.com, Kepri

IMG-20190614-WA0024

Pada Kamis, 13 Juni 2019, pukul 10.00 WIB, disampaikan Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Drs S Erlangga, Kepolisian Daerah Polda Kepulauan Riau (Kepri), gelar Apel Konsolidasi Operasi Ketupat Seligi 2019, dan kesiapan dalam rangka pengamanan sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU).

Apel Konsolidasi Operasi Ketupat Seligi 2019, dilaksanakan di Lapangan Upacara Polda Kepri pada pukul 08.00 WIB, dipimpin bersama :
• Gubernur Kepri, Dr Nurdin Basirun, S.Sos, M.Si,
• Wakapolda Kepri Brigjen Pol Drs Yan Fitri Halimansyah,
• Kasrem 033/WP Kolonel Inf Jemmy Watuseke,
• Wadanlantamal IV Tanjungpinang Kolonel Laut Imam Teguh Santoso, ST, M.Si.

IMG-20190614-WA0023

Dihadiri oleh :
• Irwasda Polda Kepri
• Pejabat Utama Polda Kepri
• Walikota Batam
• Kapolresta Barelang
• Pimpinan/Kepala Instansi terkait
• Personil Tni – Polri
• Personil Dit Pam BP Batam, Dishub, Satpol PP, Senkom, Damkar Kota Batam, Sar, KSOP, Jasaraharja, dan Imigrasi.
• Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, dan Tokoh Pemuda.

Amanat Apel Konsolidasi Operasi Ketupat Seligi 2019 dan Kesiapan Dalam Rangka Pengamanan Sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) sebagai berikut :

• Gubernur Provinsi Kepri menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh jajaran pihak keamanan, TNI dan Polri dan semua elemen atas terciptanya situasi yang kondusif di Provinsi Kepri.

IMG-20190614-WA0018

• Sambutan Kasrem dan Wadantamal IV Tanjungpinang, TNI – Polri serta seluruh elemen siap mendukung Pengamanan Sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum ( PHPU ) Tahun 2019.

• Kapolda Kepri, melalui Wakapolda Kepri menyampaikan, bahwa Operasi Ketupat Seligi 2019 yang diselenggarakan selama 13 hari, mulai tanggal 29 Juni sampai dengan 10 Juni 2019 oleh Polda Kepri, telah melibatkan sebanyak 1.282 personel pengamanan, dengan jumlah 15 pos pengamanan, 32 pos pelayanan, 10 pos terpadu dan 3 pos bergerak.

Hasil analisa dan evaluasi pelaksanaan Operasi Ketupat Seligi 2019 dapat disimpulkan, bahwa kejadian laka lantas yang terjadi sebanyak 9 kasus, korban meninggal dunia 6 orang, luka berat 4 orang, luka ringan 7 orang, dibanding tahun 2018 kejadian laka lantas tetap 9 kasus, korban meninggal dunia 4 orang. Luka berat 3 dan luka ringan 10 orang. Kriminalitas menonjol yang terjadi selama operasi adalah sebanyak 5 kasus, yaitu : curat 1 kasus, curas 2 kasus, penipuan 1 kasus dan penemuan mayat 1 kasus.

Selain itu, Kapolda Kepri juga menyampaikan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam penyelenggaraan “Operasi Ketupat Seligi tahun 2019”. ” Untuk mewujudkan keamanan di wilayah Provinsi Kepri, saya perintahkan kepada seluruh jajaran Polda Kepri agar bekerjasama dengan rekan-rekan TNI, Pemda, stakeholder terkait dan elemen masyarakat untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat Provinsi Kepri agar tetap aman dan kondusif serta memelihara kedaulatan dan keutuhan NKRI. Kita menolak kerusuhan, kita menolak segala bentuk provokasi, kita tidak ingin terpecah belah oleh sekelompok orang yang tidak bertanggung jawab untuk mengambil keuntungan sesaat, kita cinta perdamaian,” tandas Kapolda.

Sumber: Humas Polda/mhmd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here