Siap2 September, Tahapan Pilkada 7 Kab/Kota NTB Sudah Dimulai

IMG-20190610-WA0185

JayantaraNews.com, Mataram

Pasca pesta demokrasi Pemilu 17 April 2019, Kini kembali tujuh kabupaten/kota di Nusa Tenggara Barat (NTB) akan melakukan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang diperkirakan akan memasuki tahapan, mulai bulan September tahun 2019.

Sementara, saat dikonfirmasi media JayantaraNews.com, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi  NTB Suhardi Soud mengatakan, bahwa tahapan pelaksanaan Pilkada di tujuh kabupaten/kota akan dimulai sekitar bulan September tahun ini, dengan diawali tahapan penyusunan besaran anggaran pelaksanaan Pilkada dengan pihak Pemda Kabupaten dan atau Pemkot, Senin (10/6).

” Berapa besaran kebutuhan anggarannya masih belum bisa dipastikan. Untuk soal itu masih dilihat aspek regulasi yang dikeluarkan oleh KPU RI serta standar biaya yang ditetapkan oleh pihak Kemenkeu RI,” ujarnya.

Adapun, ketujuh kabupaten/kota yang akan melaksanakan Pilkada, yakni Kota Mataram,  Kabupaten Lombok Utara (KLU),  Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), Kabupaten Sumbawa,  Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Kabupaten Dompu dan Kabupaten Bima.

Sementara, KPU RI saat ini telah mempersiapkan Peraturan KPU (PKPU) terkait pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. PKPU mulai dirancang bulan ini.

‌” Kami merencanakan membuat PKPU tentang tahapannya bulan Juni ini ya,” ujar Ketua KPU Arief Budiman di Kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Senin (10/6) seperti dikutip detik.com

Arief menjelaskan, PKPU dapat digunakan pihak yang terlibat sebagai penyelenggara Pilkada untuk mempersiapkan kegiatan tersebut. Salah satu yang diatur dalam PKPU adalah jadwal tahapan Pilkada.

” Jadi PKPU tahapan itu bisa digunakan oleh para pihak untuk mempersiapkan dirinya, misalnya pemerintah daerah mempersiapkan penyusunan anggaran, KPU setempat yang sedang menyelenggarakan Pilkada untuk segera menyiapkan rencana kegiatan,” jelasnya.

” Rencana anggaran kemudian untuk peserta Pemilu-nya, mereka sudah bisa merancang kapan harus memutuskan pencalonan, siapa, dan seterusnya,” sambung Arief.

Selanjutnya, Arief menyatakan, pihaknya akan memulai tahapan Pilkada pada September 2019, atau satu tahun sebelum pemungutan suara. Pilkada digelar pada September 2020.

” Jadi ini akan kita buat pertama di bulan Juni PKPU tahapannya, kemudian bulan September nanti rencananya kita akan launching 1 tahun menjelang Pilkada, karena Pilkada nya akan diselenggarakan di bulan September 2020. Di bulan September (2019) itu sudah mulai action, sudah mulai melaksanakan tahapan,” tuturnya. (Zi JN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here