Loading...

Apes Nasib Pria Ini, Difitnah Curi HP Hingga Dihakimi Massa & Disayat Benda Tajam

IMG_20190711_225129

JayantaraNews.com, Tanjungbalai

Malang nian nasib yang dialami oleh MR (39), dan harus dilarikan ke rumah sakit umum setempat, akibat luka sayatan benda tajam pada wajahnya.

Warga Jalan DTM Abdullah, Gang Jamrud, Lingkungan  lll, Kelurahan TB Kota lll, Kecamatan TB Utara itu, dihajar massa karena dituduh mencuri Handphone di rumah warga pada Selasa (9/7/2019), sekira pukul 23.00 WIB.

Kapolres Tanjungbalai AKBP Irfan Rifai membenarkan kejadian tersebut. Kini Polisi masih melakukan penyelidikan terkait penganiayaan ini dengan mendatangi TKP, dan meminta keterangan saksi yang melihat kejadian tersebut, ujar Kapolres, Rabu (10/7/2019).

Ceritanya begini: Pada malam tersebut, korban baru keluar dari  sebuah rumah seorang wanita berinisial MS yang terletak di
Jalan Sei Lasolo, Lingkungan II Kelurahan Muara Sentosa, Kecamatan Sei Tualang Raso, Kota Tanjungbalai.

Nah, tiba di depan pintu, dan saat itu MR keluar dari rumah tersebut dan berpapasan dengan anak MS yang berinisial RZ yang baru pulang dari bermain.

Saat itu, pemilik rumah (MS)  sedang tiduran di dalam rumah sambil menunggu anaknya (RZ) dan posisi pintu setengah terbuka.

Curiga ada seseorang yang tidak dikenali keluar dari rumahnya,  RZ menanyakan kepada ibunya (MS), siapa tamu yang datang ke rumah mereka. Lalu sang ibu menjawab tidak ada tamu yang datang.

Curiga ada tamu tidak diundang, RZ melihat HP yang di charge sudah tidak ada, lalu RZ berlari keluar rumah dan meneriaki laki-laki yang tidak dikenal tadi (MR) dengan teriakan maling.

Sontak saja teriakan RZ didengar oleh warga sekitar dan tanpa basa basi langsung menghajar MS hingga babak belur.

Sambil berlari, MS terus dimassa oleh warga sekitar. Bukan itu saja, penganiayaan terus berlanjut hingga ke kawasan Jalan Dl Panjaitan, Kelurahan Pasar Baru.

Mendapat informasi kejadian tersebut, sepasukan Polisi dari Polsek Sei Tulang Raso dengan Mobil Patroli mendatangi TKP. Bukannya takut akan kedatangan Polisi, bahkan warga masih juga arogan memukuli MR yang diduga mencuri HP.

Untuk meredam suasana,  sepasukan personil dari Mapolres Tanjungbalai juga turun ke TKP untuk menenangkan massa dan mengamankan MR ke dalam mobil Patroli untuk dibawa Ke Polsek Sei Tualang Raso, dan selanjutnya dibawa ke rumah sakit umum setempat untuk dilakukan pengobatan.

AKBP Irfan Rifai menambahkan, akibat penganiayaan dan main hakim sendiri itu, MR mengalami luka yang cukup serius, yakni luka robek benda tajam di atas bibir sebelah kanan, luka sayatan di pelipis kanan, luka tusukan benda tajam pada kening, bibir pecah dan semua gigi atas bawah goyang dan kepala belakang kanan luka robek serta benjol-benjol, jelas AKBP Irfan Rifai.

Korban MR mengatakan kepada petugas, bahwa dirinya menyangkal dituduh mencuri Handphone. Ia mendatangi rumah tersebut karena dalam pikirannya bahwa rumah tersebut adalah warung, dan begitu menyadari bahwa rumah tersebut bukan lagi sebuah warung, maka dirinya langsung keluar, dan saat itulah berpapasan dengan anak pemilik rumah.

” Memang sebelumnya rumah tersebut adalah warung dan sudah setahun ini tutup sejak kematian suaminya,” ungkap Kapolres.

Tidak senang atas kejadian main hakim sendiri, orang tua MR selanjutnya membuat Laporan Polisi Ke Polsek Sei Tualang Raso.

Mendapat Laporan orangtua korban, Polisi kini menyelidiki kasus penganiayan dan pengeroyokan ini dan akan meminta keterangan warga sekitar yang melihat kejadian tersebut.

Polisi tidak menemukan barang bukti Handphone seperti yang dituduhkan kepadanya.

Kapolres AKBP Irfan Rifai sangat menyesalkan tindakan main hakim sendiri yang dilakukan oleh warga dan mengimbau apabila ada kejadian seperti ini, seharusnya warga menyerahkannya kepada pihak Kepolisian dan bukan main hakim sendiri.

” Apabila tidak terbukti orang yang kita sangkakan sebagai pelaku, kan perbuatan zolim itu namanya menganiaya orang yang tidak bersalah,” ucap Kapolres mengakhiri. (Eko Setiawan)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here