Loading...

Sudutkan Komjen Pol Muhamad Iriawan (Kang Ibul), BPI KPNPA RI Minta TGPF Di BUBARKAN!

IMG_20190714_175955

JayantaraNews.com, Jakarta

Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI), minta TGPF dibubarkan!

Hal ini ditegaskan oleh Tubagus Rahmad Sukendar, selaku Ketua Umum BPI KPNPA RI, terkait pemberitaan yang beredar di beberapa media masa dan media online, yang terkesan sudah menyudutkan dan menghakimi Komjen Pol Drs Muhamad Iriawan (Kang Ibul).

” Seharusnya TGPF, yang saat ini bekerja bersama Tim Independen di dalam melakukan penyidikan, tidak perlu mengumumkan ke publik, bila dirasa belum ada bukti akurat yang mengarah kepada ‘Tersangka Penyiram Air Keras Novel Baswedan,” tandas Rahmad.

IMG_20190714_180142

Karena sudah jelas, sambung Rahmad, bahwa Kapolda Metro Jaya pada waktu itu dijabat Kang Ibul selaku penanggung jawab Kamtibmas ibu kota, yang berkewajiban penuh dan bertanggung jawab turun langsung ke lapangan apabila ada kasus menonjol terjadi di wilayah hukumnya, urainya.

Bukan hanya karena Pejabat KPK yang disiram air keras, lantas seorang Kapolda Metro turun ke lapangan, tidak seperti itu. ” Namun semua yang menyangkut dengan kejadian kasus menonjol, maka dengan sendirinya Kapolda akan hadir di TKP,” imbuhnya.

” Dan TGPF dalam bekerja, seharusnya jangan dulu menyudutkan seseorang, apalagi ini sudah mulai kelihatan menyudutkan posisi Komisaris Jendral Pol M Iriawan yang telah menerima silaturahmi Tim TGPF terkait dengan Kasus Novel Baswedan, dan beliau sangat kooperatif di dalam menerima Tim TGPF bentukan Polri di ruang kerjanya Lemhanas waktu itu.”

Sedangkan mengenai kunjungan Kapolda Metro ke rumah Novel Baswedan, adalah kunjungan silaturahmi Jiwa Korsa di Kepolisian, antara abang dan adik, dan itu adalah hal yang biasa yang sering dilakukan, seperti menengok orang yang sakit di rumah, ataupun rumah sakit dalam rangka memberikan support moril ke rumah korban agar bisa semangat, dan hilang trauma yang tidak selalu  memikirkan kasus yang menimpa dirinya.

” Pribadi Komjen Pol M Iriawan adalah sosok yang bersih, dan tidak ada masalah hukum di KPK ataupun di internal Polri, jadi buat apa TGPF terlalu dini menyerang pribadi Kang Ibul dan Pejabat KPK,” sebutnya.

Harusnya dari Tim TPGF bekerja mengumpulkan bukti-bukti, mengolah, menganalisa dan menyimpulkan. Jangan sampai, belum apa-apa tapi sudah mengumumkan dulu ke publik, apalagi dalam pemberitaan sudah terlihat menyudutkan Komjen Pol Drs M Iriawan Mantan Kapolda Metro Jaya.

” Tim TGPF harus periksa bukti Video dari CCTV, para saksi yang terkait di lokasi dll, baru membuat kesimpulan. Jangan masih penyidikan, namun sudah menyimpulkan, akibatnya nama baik dan kehormatan Komjen Pol Drs M Iriawan dan keluarga, tercemar akibat adanya pemberitaan di media. Untuk itu, dari BPI KPNPA RI meminta TGPF dibubarkan saja,” tegas Rahmad. (001)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here