Loading...

Tersungkur Dikejar Warga, Nasib Jambret HP Ini Berakhir Di Jeruji Besi

IMG_20190706_142625

JayantaraNews.com, Tanjungbalai

Dampak dari pengonsumsi Narkoba, membawa pengaruh besar terhadap perbuatan dan tingkah laku si pengguna.
Tak hanya membahayakan bagi kesehatan, dampak dari mengonsumsi Narkoba juga membuat si pengguna berani melakukan hal-hal nekad dan tindakan kriminal.

Seperti RN (18), warga Jalan  DTM Abdullah Kelurahan TB Kota III, Kecamatan TB Utara, Kota Tanjung Balai, terpaksa harus berurusan dengan pihak kepolisian dan merasakan jeruji besi.

Pasalnya, pada Kamis (4/7/2019), sekira pukul 21.30 WIB, pemuda ini telah menjambret HP seorang wanita bernama Megawati Sirait (20) warga Jalan Sei Tentena , Kelurahan Keramat Kubah, Kecamatan Sei Tualang Raso Kota Tanjung Balai.

Kejadian bermula, saat itu, korban pulang dari sebuah Kedai Ponsel dan menuju Jalan Sudirman, namun berniat singgah di Kantor Telkomsel yang terletak di persimpangan Jalan Teuku Umar.

Ketika sampai di bundaran SMP 1, korban berbelok ke kiri untuk menuju arah kantornya, namun saat akan sampai di Kantor Telkomsel, korban membatalkan niatnya untuk singgah, dan sebelumnya korban juga sempat janjian dengan teman yang sesama bekerja di Telkomsel untuk mengantarkan kartu yang akan dibawa ke kisaran.

Nah, pada saat itu, korban pun berbelok ke arah kiri melalui Jalan Tugu, dan saat di lokasi tersebut, sambil berkendara, korban mengeluarkan handphone miliknya dari kantong celana, dengan maksud untuk menelepon teman kerja untuk menanyakan apakah ianya di rumah atau tidak.

Namun tak disangka, tidak berapa lama saat menelepon, tiba-tiba saja ada seorang laki-laki dengan ciri-ciri berbadan besar memakai baju kaos hitam dengan mengendarai sepeda motor merk Honda Revo warna hitam, memepet kendaraan korban dengan jarak yang cukup dekat dari arah kiri, lalu merampas handphone milik korban dengan menggunakan tangan kirinya secara kuat.

HP pun berpindah tangan, akibat tarikan yang terlalu kuat yang dilakukan oleh pelaku  mengakibatkan tangan korban juga ikut tertarik ke arah kiri dan stang sepeda motor mereka bersenggolan, sehingga menyebabkan korban goyang saat membawa kendaraan dan terjatuh ke sebelah kiri yang mengakibatkan dengkul/lutut sebelah kiri mengalami luka.

Pada saat korban terjatuh di depan sebuah rumah, datanglah pemilik rumah dan ibunya menanyakan kejadian yang berlaku.

Mengetahui korban merupakan korban perampokan, anak pemilik rumah langsung tancap gas mengejar pelaku dan terjadilah kejar-kejaran antara pelaku dan pemuda penolong ini.

Tepat di ujung Jalan Tugu, mengarah ke Jalan Listri karena gugup dikejar oleh warga, akhirnya pelaku terjatuh dan selanjutnya menghubungi Polisi.

Polisi yang tiba di TKP langsung mengamankan pelaku dengan menyita 1 unit Handphone Android merk Redme 3 warna biru dan 1 unit sepeda motor merk Honda Revo warna hitam BK 4232 VAJ sebagai barang bukti tindak kejahatan.

Kapolres Tanjungbalai AKBP Irfan Rifai yang diwawancarai pada sabtu (6/7/2019)  mengatakan, dari alat bukti yang telah dikumpulkan, tersangka ini telah cukup bukti melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan, namun saat akan dilakukan pemeriksaan (BAP)  kita lakukan ke’esokan harinya sebab tersangka mengakui bahwa ia baru saja menggunakan Narkoba dan terakhir pada hari itu (Rabu) pukul 17.00 WIB.

” Terhadap tersangka akan dilakukan pemeriksaan pada pagi esoknya (Jum’at ) karena saat itu masih dalam pengaruh Narkoba dan dikhawatirkan tidak konsisten dalam memberikan jawaban.”

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijebloskan ke dalam penjara karena melanggar Pasal 365 subs pasal 362 dari KUHPidana dengan ancaman pidana 9 tahun, ungkap AKBP Irfan Rifai. (Eko Setiawan)