Loading...

Thomas Tanggu Dendo, Caleg DPRD Terpilih Sumba Barat Daya Tunggu Pelantikan Eksis Sambangi Warga

JayantaraNews.com, Kodi Bangedo

Caleg DPRD Terpilih Thomas Tanggu Dendo, meski tinggal menunggu waktu pelantikannya, namun ia tetap eksis menyambangi warga masyarakat, tanpa membedakan para pemilih dan yang bukan pemilihnya saat kontestasi Pemilu 2019 lalu.

Usai jamuan makan siang, saat melakukan kunjungan silaturahmi, tepatnya di Kampung Adat Bondo Kodi, ketika ditemui JayantaraNews.com, Senin (15/8/2019), Thomas Tanggu Dendo selalu menebar senyuman.

Di Kecamatan Kodi Bangedo Sumba Barat Daya itu, Caleg DPRD Terpilih dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Thomas Tanggu Dendo, kembali menjadi wakil rakyat Sumba Barat Daya, setelah sebelumnya pada periode 2009-2014, ia pernah menjadi anggota DPRD, kemudian kalah di periode 2014-2019, dan kini ia terpilih kembali sebagai anggota DPRD termuda se Sumba Barat Daya periode 2019-2024.

Atas kerja keras dan perjuangannya, seperti pepatah: Mati-mati Mandi Biarlah Basah dan Mati Berdawat Biarlah Hitam”. Rupanya ungkapan itulah yang digenggam oleh Thomas Tanggu Dendo, sehingga pada periode 2019-2024 kembali melenggang mulus dan berhasil merebut hati rakyat untuk menyuarakan kepentingan masyarakat banyak, khususnya Dapil 4 Kodi, umumnya Sumba Barat Daya di parlemen nantinya.

Ketika ditanya oleh salah satu tokoh masyarakat, terkait kiprahnya setelah terpilih menjadi wakil rakyat, Thomas Tanggu Dendo menjawab,” Ketika saya sudah dilantik, saya akan buat dan melayani ibarat Hak Raja, saya akan berikan pada Raja, demikian pula Hak Kaisar, saya akan berikan pada Kaisar,” tukasnya. 

Kini, meski manunggu hari pelantikan, namun Tanggu Dendo bukannya istirahat dan tenang di istananya sendiri, tapi justru mantan anggota DPRD periode 2009-2014 ini terus mengunjungi dan menyambangi warga masyarakat dari rumah ke rumah, kampung ke kampung hingga ke batas Sumba Barat Daya-NTT.

” Saya tetap bersama masyarakat, mulai dari belum terpilih dan sesudah terpilih, dan saya menyambangi mereka supaya tahu persis apa yang mereka inginkan dan bagaimana keluhan mereka,” katanya.

“ Biarlah yang lain seperti itu, saya cuman mengikuti hati nurani saja, mengunjungi dan menyapa pemilih dan pendukung supaya jembatan hati antara saya dan pemilih selalu terpatri,” ujar Tanggu Dendo.

Sementara, salah seorang pendukungnya ketika diwawancarai JayantaraNews.com menuturkan,” Hampir setiap hari Pak Thomas, sapaan karibnya, selalu berkomunikasi dengan tim dan non tim lewat media sosial, handphone seluler dan bertemu di dunia nyata,” ucapnya, sembari mengapresiasi kiprah politisi muda itu. (Mias)