Loading...

TPK IA SMAN 1 Bukittinggi Tebar 13 Ekor Sapi Qurban Ke Daerah Terpencil

JayantaraNews.com, Bukittinggi 

Pada Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriyah atau 2019, Tim Peduli Kemanusiaan Ikatan Alumni SMA Negeri 1 (TPK IA SMAN 1) Landbouw Bukittinggi kembali melakukan aksi tebar hewan qurban ke sejumlah daerah terpencil di Kabupaten Agam dan Kabupaten Pasaman, sebanyak 13 ekor sapi qurban yang disiapkan hari ini dibawa ke masing-masing lokasi.

Bupati Agam Dr Indra Catri yang juga Alumni SMA Negeri 1 Bukittinggi Angkatan 79, sangat menyambut baik kegiatan yang sudah menjadi agenda rutin alumni ini. Menurutnya, masih ada sebagian masyarakat yang tidak menikmati daging qurban, dan dengan adanya tebar hewan kurban itu, diharapkan mereka mendapatkan haknya menikmati daging qurban bersama keluarga.

“ Merosotnya perekonomian masyarakat saat ini, menjadi salah satu faktor semakin rendahnya konsumsi masyarakat, terutama masyarakat di kalangan menengah ke bawah, belum lagi  mahalnya harga daging sapi di pasaran. Maka dari itu, dengan adanya tebar hewan pada Hari Raya Idul Adha ini, paling tidak dapat memenuhi kebutuhan mereka,” ujarnya, Sabtu (10/8/2019).

Menurut Indra Catri, hakikat qurban pada Idul Adha adalah, bahwa kita harus kembali kepada tujuan hidup, yaitu beribadah kepada Allah SWT. Karena manusia dan jin tidaklah diciptakan, kecuali untuk beribadah, dan ikut berpartisipasi menyumbangkan sebagian rezki untuk ikut berqurban merupakan salah satu ibadah yang dapat dilakukan.

“ Dengan adanya bantuan 13 ekor sapi dari IA SMAN 1 Landbouw Bukittinggi, yang 5 ekor di antaranya untuk daerah di Kabupaten Agam itu, dapat membantu pemenuhan kebutuhan daging masyarakat yang tinggal di daerah itu, sehingga mereka juga merasakan kebahagiaan yang sama dengan masyarakat lainnya,” tukasnya.

Koordinator TPK IA SMAN 1 Landbouw Bukittinggi dari angkatan 85 Heru Zakaria menuturkan, kegiatan tebar hewan qurban ke daerah terpencil ini ini adalah untuk yang ke 11 kalinya, dengan donator seluruh alumni yang dengan sukarela menyisihkan pendapatan mereka bagi mereka yang membutuhkan.

“ Daerah sasaran distribusi sebanyak 5 titik di Kabupaten Agam meliputi daerah Pintu Angin Tangah Kecamatan Palembayan, 4 daerah berikutnya di Kecamatan Lubuk Basung, yakni di Labuah Pacah, Kampuang Subarang Tangan, Kampuang Simpang Ampek Tangah, dan Garagahan Kampuang Chaniago, sebanyak 5 ekor sapi ditebar pada 5 titik itu,” terangnya.

Sementara itu, untuk Kabupaten Pasaman, sambung Heru Zakaria, ditebar 8 ekor sapi untuk daerah Bonjo yang meliputi Jorong Sungai Itam, Jorong Padang Laweh, dan Jorong Musuih, daerah Kumpulan di Jorong Kampuang Anguih, daerah Sundata meliputi Jorong Padang Laweh, Jorong Tigo Koto Tinggi, dan Jorong Limo Mapun, serta di daerah Kajai Duo Panti. 

“ Ke 13 ekor sapi kurban itu diberangkatkan pada hari ini dengan kendaraan yang telah disiapkan panitia qurban, rombongan alumni yang bertindak menjadi saksi saat pemotongan pada Minggu 11 Agustus 2019 besok juga bertolak ke Kabupaten Agam dan Kabupaten Pasaman,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Qurban TPK IA SMAN 1 Landbouw, Meik Well Riches dari angkatan 96 menyebutkan, sebelum sapi qurban ini ditebar sebelumnya dibentuk tim survey lapangan yang mendata masing-masing daerah, dan pada umumnya masyarakat di daerah itu hidup dalam keterbatasan ekonomi, sehingga layak untuk dibantu dengan menebarkan hewan qurban di daerahnya.

“ Mekanisme penentuan titik lokasi tebar hewan kurban ini dilakukan dengan tujuan agar pendistribusiannya tepat sasaran, sehingga makna tebar hewan qurban benar-benar dirasakan seluruh masyarakat Kabupaten Agam dan Kabupaten Pasaman, yang memang sangat membutuhkan,” sebutnya.

Aksi tebar hewan qurban TPK IA SMAN 1 Landbouw ini sambung Meik Well Riches, merupakan kegiatan sosial dan bentuk motivasi bagi seluruh alumni lintas angkatan untuk ikut berpartisipasi, dan sebagai perwakilan sebagian diantara alumni ikut menjadi saksi dilokasi penyembelihan hewan tersebut. 

“ Sistem penjaringan hewan kurban dengan memanfaatkan tenaga suplier atau pengelola hewan ternak, yang disesuaikan dengan aturan dan kebutuhan TPK IA SMAN 1 Bukittinggi, dan dari hasil pemiihan hewan yang dilaksanakan tidak ditemukan sapi yang dalam kondisi sakit, sehingga layak untuk ditebarkan pada daerah yang telah dipilih sesuai kriteria,” tuturnya.

Meik Well Riches menambahkan, TPK IA SMAN 1 Bukittinggi menghaturkan rasa terimakasih pada seluruh alumni yang turut berpartisipasi menyumbahkan rezki melalui sapi qurban yang telah didistribusikan, dan diharapkan tahun depan kegiatan ini terus berjalan, tentunya dengan jumlah sapi kurban yang lebih banyak dari tahun ini. (Rudi)