Aksi Pencurian Kantor Direksi PTPN 1 Langsa, Diduga Modus Gelapkan Bukti Korupsi Pejabat

IMG_20180415_221546

 Langsa – Jayantara News

FB_IMG_1515036941798

Kasus pencurian yang terjadi di Kantor Direksi PTPN I (Persero) pada Kamis (15/4), sekitar pukul 4.20 WIB dini hari, diduga merupakan rekayasa pihak tertentu, sebagai modus untuk menggelapkan barang bukti dugaan korupsi yang melibatkan para petinggi Perusahaan BUMN itu. Pasalnya, akibat pencurian tersebut, PTPN I Langsa hanya kehilangan dokumen-dokumen penting di bagian Pengadaan. Sedangkan barang berharga yang lazimnya diincar oleh para pencuri seperti uang tunai dalam jumlah besar dan benda berharga lainnya, masih aman saja.

Ketua Lembaga Tinggi Komando Pengendalian Stabilitas Ketahanan Nasional Pers Informasi Negara Republik Indonesia (LT KPSKN-PIN RI) Aceh Timur, Chaidir Hasballah, mengatakan, kasus pencurian yang terjadi di Kantor Direksi PTPN I Langsa sangat janggal dan mencurigakan. Pencuri hanya mengambil beberapa dokumen penting yang ada di beberapa ruangan yang berhasil dibobol, antara lain ruang Bagian Pengadaan, Ruangan Bagian Umum dan Ruang Kasir. Anehnya, pencuri hanya menggondol berkas atau dokumen penting saja beserta uang sejumlah Rp 1 juta. Sedangkan barang berharga lain yang lazim diincar oleh para pencuri umumnya, seperti laptop, kipas angin, atau benda berharga lainnya, malah tidak ikut dibawa kabur.

IMG_20180415_221620

“Ini sangat janggal, dan kita harus melihat kasus pencurian ini bukan hanya sebatas pencurian biasa. Tapi patut kita duga ada motif lain yang lebih besar dan pencurian ini hanya sebagai modus saja,” ujar Chaidir.

Karenanya, Chaidir Hasballah meminta aparat Kepolisian untuk lebih jeli dalam mengungkap kasus pencurian di Kantor Direksi PTPN I Langsa ini.

Apalagi, dokumen penting yang telah digondol oleh pencuri, diperkirakan punya kaitan erat dengan kasus dugaan korupsi yang melibatkan para petinggi PTPN I.

“Ya kita percayakan saja kepada pihak Kepolisian untuk mengungkap secara tuntas kasus pencurian di Kantor Direksi PTPN I ini. Selain itu, kita harap dalam kasus ini juga bisa melihat berbagai sisi, yang mungkin saja ada motif tertentu dibalik pencurian tersebut,” demikian kata Chaidir Hasballah.

Sementara itu, salah seorang karyawan PTPN I Langsa kepada Wartawan, menyebutkan, sejak 30 tahun dirinya bekerja di PTPN I Langsa, baru kali ini Kantor Direksi dibobol maling.

Padahal, di kantor PTPN I Langsa itu bukan hanya security (satpam) saja yang bertugas sebagai pengamanan, tapi ada juga Polisi.

“Disini saya heran juga, kenapa maling bisa santai melenggang masuk ke beberapa ruangan Kantor Direksi. Ini sungguh aneh,” katanya.

Kapolres Langsa AKBP Satya Yuda Prakasa SIK melalui Kasat Reskrim Iptu Agung Wijaya Kusuma SIK, membenarkan adanya pencurian yang terjadi di kantor Dereksi PTPN I Langsa.

Dikatakan Iptu Agung, kejadian itu diketahui pada hari Minggu 15 April 2018, sekitar pukul 04.20 WIB dini hari.

Kronologisnya, ketika itu Security Hasbalah dan Zulkarnain sedang melakukan patroli di seputaran Kantor Direksi PTPN I Langsa. Di tengah kegiatan rutinnya itu, Hasballah dan Zulkarnain melihat ruangan kasir sudah dalam keadaan terbuka. Kemudian kedua security tersebut mengecek ruangan lain dan ditemukan pintu dan jendela ruangan Kabag Umum, ruangan umum dan ruangan pengadaan sudah terbuka, dengan pintu dalam keadaan rusak.

Selanjutnya, Hasbalah segera melaporkan kejadian tersebut kepada Danton Security PTPN I Langsa. Sekitar pukul 06.30 WIB, Danton Security datang dan langsung mengecek ulang pintu ruangan yang suda rusak tersebut.

Pada saat dilakukan pengecekan, didapati 1 (satu) berangkas yang di dalamnya berisi surat-surat penting, sudah berada di pinggir pagar tempat pembuangan sampah Kantor Direksi PTPN I Langsa.

“Untuk saat ini yang baru kita ketahui barang bukti yang hilang adalah berkas-berkas penting milik Karyawan PTPN I Langsa dan Uang Rp 1.OOO.OOO ( satu Juta Rupiah) di ruangan kasir PTPN I Langsa Aceh,” kata Kasat Reskrim

Untuk kerugian lainnya, Polisi masih melakukan inventarisir dan akan menyimpulkan kemudian.

Sementara, pelaku pencurian sampai saat ini masih dalam penyelidikan dan pengejaran Polisi, demikian Kasat Reskrim Iptu Agung. (ZAL)

Sumber : AFNEWS.CO.ID

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here