Andri Kurniawan : Akhirnya TAPD & BANGGAR DPRD Karawang Lakukan Finalisasi Pengesahan Anggaran TA 2018

Karawang – jayantaranews.com

Setelah melalui proses panjang pembahasan soal Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran (TA) 2018, dan sempat tersiar kabar tentang pemotongan anggaran di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) beberapa waktu lalu, akhirnya Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran Dewan Perwakilan Daerah (Banggar DPRD) Karawang, pada Jum’at, 24 November 2017, melakukan finalisasi dengan kesimpulan “Tercapainya Kesepakatan Bersama Untuk Melakukan Pengesahan Anggaran TA 2018”.

Defisit yang sebelumnya digadang-gadang mencapai angka Rp. 400 miliar, bisa diantisipasi oleh TAPD dengan menggenjot Serapan Anggaran dan juga mengejar target Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Setelah melalui pembahasan yang lumayan alot antara TAPD Pemkab Karawang dengan Banggar DPRD Karawang, akhirnya pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang mampu menjawab keraguan publik selama ini. Hal demikian seperti disampaikan Tokoh Masyarakat sekaligus Pemerhati Pemerintahan dan Politik Kabupaten Karawang, Andri Kurniawan.

Awalnya banyak pihak yang meragukan, bahwa Pemkab Karawang mampu melakukan Serapan Anggaran yang optimal dan maksimal, serta mampu melakukan pencapaian target PAD yang maksimal.

Namun, Jum’at 24 November kemarin, Pemkab Karawang dapat membuktikan kemampuannya dalam upaya Serapan Anggaran yang maksimal dan optimal, sehingga target APBD untuk TA 2018 mendatang tercapai, dan tidak terjadi defisit, hal ini dibuktikan dengan adanya rapat finalisasi APBD TA 2018.

Pencapaian tersebut, bukan hanya kerja keras pihak Pemkab Karawang saja. Selain genjotan anggota Banggar DPRD Karawang, ini semua tidak lepas dari peran Sekretaris Dewan (Sekwan) beserta jajarannya, khususnya Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) yang secara administrasi, tenaga, waktu dan pemikiran terus berupaya mensukseskan finalisasi APBD 2018, sebagaimana merujuk pada amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 33 Tahun 2017, tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2018, Andri menambahkan.

Menurut Andri, pembahasan soal APBD Karawang untuk TA 2018 sudah final. Tinggal diparipurnakan, yang konon katanya akan dilaksanakan, hari Senin, 27 November 2017 mendatang.

“APBD sudah ada, dan defisit pun sudah dapat diatasi. Semoga saja Pemkab Karawang mampu melakukan Serapan Anggaran tepat waktu, tepat sasaran dan efektif untuk kepentingan publik”.

“Terakhir, saya menyarankan, agar Pemkab Karawang dapat merealisasikan anggaran lebih awal, yakni dibulan pertama awal Tahun Anggaran, sudah dapat merealisasikannya,” paparnya.

Dengan harapan, semua program dan rencana kegiatan khususnya pembangunan dapat terealisasi tepat waktu dan tempat sasaran, sehingga dapat menjadi antisipasi repotnya optimalisasi serta maksimalisasi Serapan Anggaran diakhir Tahun Anggran, tukasnya.

Jangan sampai, masih kata Andri, menjelang injury time/akhir waktu Serapan Anggaran, Pemkab Karawang, kelabakan mengejar Serapan Anggaran, tandasnya.

Pengalaman di Tahun Anggaran sebelumnya mestinya dijadikan pelajaran. “Toh, apa sulitnya merealisasikan anggaran lebih cepat, sebenarnya bisa saja dilakukan,” imbuhnya.

“Karena soal kuantitas dan Sumber Daya Manusia (SDM) pegawai yang ada di lingkungan kerja Pemkab Karawang, saya pikir sudah lebih dari cukup”.

Apa lagi diawal tahun 2018 akan dilakukan mutasi dan rotasi, yang secara otomatis, beberapa kekosongan jabatan akan terisi, tutup Andri, ketika disambangi jayantaranews.com, Jum’at, 24 November kemarin. (Tim JN)