Apresiasi Di Pasanggiri, Intan Manisa Layak Dinobatkan Sebagai “Wanoja Kameumeut Jawa Barat 2017”

Bandung – RJNews

Pada acara Grand Final pasanggiri Wanoja Jajaka Budaya Jawa Barat yang dilaksanakan di Taman Budaya Jawa Barat, Jalan Bukit Dago Utara III No. 9 Kota Bandung, akhirnya Intan Manisa Aulia Putri dinobatkan sebagai “Wanoja Kameumeut Jawa Barat 2017”.

IMG_20170802_102204Selintas, tampak senyum manis dan santun dari sepasang Wanoja dan Jajaka yang didampingi kedua orang tuanya.

Setelah melalui berbagai rintangan dalam proses tahapan dan kriteria penilain dari panitia Pasanggiri Wanoja Jajaka Budaya Jawa Barat, Intan Manisa telah membuktikan kecerdasan, kepintaran dan kompetensinya serta diimbangi daya dukung dari para pecinta seni dan budaya. Tak ayal lagi, Panitia Pasanggiri Wanoja Jajaka Jawa Barat pun menjatuhkan pilihannya. Dan Intan Manisa lah yang layak menjadi Wanoja Kameumeut Jawa Barat 2017 serta patut diapresiasi oleh semua pihak terutama oleh Pemerintah Kabupaten Bandung melalui dinas-dinas terkait.

Hal ini bukan hanya sekedar kebanggaan belaka bagi kedua orang tuanya, namun juga merupakan kebanggaan bagi seluruh element masyarakat Kabupaten Bandung pada khususnya dan masyarakat Jawa Barat pada umumnya, di mana Intan Manisa sendiri telah menunjukan prestasi dan mengharumkan nama baik daerahnya.

Intan Manisa Aulia Putri, yang kelahiran Bandung 13 Juli 1998 ini adalah putri dari pasangan suami istri H. Dodi Supendi, S.Pd dan Hj. Nyimas Artati, S.Pd, yang bertempat tinggal di Perum Paledang Indah II Blok 61-1 No. 5 RT 02, RW 13, Desa Bojong Kunci, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Bandung.

Sementara, Intan pun merupakan salah seorang mahasiswi di salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Jawa Barat, Universitas Padjajaran (Fakultas Hukum). Bukan itu saja. Intan pun memiliki beragam prestasi dari berbagai potensi dan keahlian, diantaranya : menguasai tari klasik, tari topeng, tari merak dan jaipong, juga pemegang sabuk coklat karate di BKC (Bandung Karate Club). Selain itu, Intan pun aktif di berbagai organisasi dan profesi, yakni, sebagai anggota Paskibra dan Jurnalis.

Dengan segala kemampuan dan keahlian yang dimiliki serta kerja kerasnya, akhirnya Intan Manisa berhasil meraih predikat sebagai Wanoja Jawa Barat 2017.

H. Dodi, selaku orang tua dari Intan Manisa mengatakan, bahwa ajang pemilihan Wanoja Jajaka Budaya Jawa Barat, adalah salah satu upaya untuk mengangkat nilai budaya melalui para generasi muda yang berbakat, pintar, cerdas, berkarakter dan mudah-mudahan mampu memberikan kontribusi bagi Kabupaten Bandung dan Jawa Barat pada umumnya, khususnya di bidang pariwisata, seni dan budaya, tutur Dodi, ditemui RJNews, Sabtu, 29 Juli 2017 lalu.

Semua pihak mengapresiasi, lanjut Dodi. Terutama Pemerintah yang telah memberikan ruang dan memfasilitasinya baik sarana prasarana ataupun pembinaan serta daya dukung secara nyata yang berkelanjutan, imbuhnya.

Semoga ke depan, Intan mampu berkontribusi terhadap proses pembangunan terutama pada bidang seni budaya dan pariwisata sehingga mampu menarik para wisatawan baik lokal, nasional bahkan manca negara, harapnya. (Edi Prayitno/Iwan Marwan)