ASN Kec. Gedebage Bandung Ala Mamih Geng, Lecehkan & Sebut Wartawan “KURANG AJAR”

IMG_20180215_070503

Bandung – Jayantara News

IMG_20180202_185549

Sebuah Kantor Pemerintahan di Kota Bandung seolah-olah kurang layak, dengan pemandangan ruang publik terbuka pintu belakang keluar masuk tamu, bercokol seorang Wanita Aparatur Sipil Negara (ASN) Kecamatan, dengan merokok bebas di ruang terbuka pada saat jam kerja berlangsung, dan menjadi sebuah pemandangan yang tidak biasa di Kantor Pemerintahan.

IMG_20180215_065522

Sri, staf Kecamatan Gedebage, Kota Bandung dengan gaya ala mamih geng, naik pitam saat media hendak konfirmasi, Rabu (14-02-18) pukul : 11:24 WIB.

Bermula dari wartawan yang bertanya saat bertugas, dan tersinggung ketika ditanya. Saat ingin diperjelaskan kenapa tersinggung ?, Sri semakin geram dan mencoba memprovokasi dalam kondisi yang panik, bahkan dirinya mencoba mengumpulkan orang.

Sambil teriak di muka umum,” saya mah orang asli Gedebage, jangan macem-macem ke saya. Coba semua suruh kumpul ke sini, panggil semua, saya tidak enak, dan saya akan laporkan ke Polisi. Dasar wartawan kurang ajar, tamu banyak nanya, saya gak takut dengan wartawan!,” lantang Sri.

IMG_20180215_065555

Dikhawatirkan hal yang tidak diinginkan terjadi, maka secara spontan Polsek Gedebage (Iptu Jasman) dikontak langsung, dan memberikan laporan singkat via WA. Sambil menunggu pihak Polsek selaku Kepolisian setempat tiba, untuk segera dilakukan pengamanan, mengingat adanya pengancaman terhadap wartawan, yang akan berdampak pada keselamatan saat bertugas.

Berselang lebih satu jam kemudian, Bambang Sukardi, Camat Gedebage tiba di kecamatan, dan langsung lakukan mediasi klarifikasi terkait masalah yang terjadi pada wartawan dengan stafnya, yang dianggap ini salah paham, mungkin stafnya sedang ada masalah, sehingga terjadi seperti ini,” dan saya minta maaf atas kelakuan staf saya yang kurang baik dalam menyambut tamu, mungkin dia kurang kenal, dan paham dengan wartawan,” jelasnya.

IMG_20180215_065543

Staf dipanggil ke ruangan camat, agar hal ini cepat diselesaikan. Sri mengakui bahwa dirinya hilap,” memang saya lagi ada banyak masalah di luar, dan saya memang tidak menyadari dengan ucapan saya menyebut wartawan kurang ajar, sekali lagi saya minta maaf,” tuturnya.

Ketika maaf diminta secara resmi tertuang di kertas pada yang bersangkutan, Camat Gedebage hanya bisa menjanjikan,” akan dibuat nanti, karena saat ini kondisi staf saya kurang baik, ya lagi ngedrop, mungkin karena malu, nanti saya akan buatkan, tunggu dia baik dulu,” ucapnya. (Red JN)