BANDEL!, Pembuangan Limbah Pabrik Penerima Proper Biru DLH JABAR, Akhirnya Di COR

IMG_20180526_161422

JAYANTARANEWS.COM, Kota Cimahi

FB_IMG_1515036941798

Keseriusan DanSektor 21 Kol Inf Yusef Sudrajat, dalam menata Ekosistem Sungai Citarum dibuktikan. Tidak ada Pabrik bandel yang lolos dari pengecoran, tidak main – main, korban kali ini adalah PT Sinar Pangjaya Mulya, Perusahaan Tekstil yang pernah mendapatkan Proper BIRU tahun 2015 –  2016 dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat yang berdomisili di Jln Leuwi Gajah Kota Cimahi ini di Cor Pembuangan Limbahnya, yang sebelumnya sudah diberi peringatan bahkan sudah dilaporkan ke Polda juga Dinas LH Kota Cimahi.

Penutupan saluran limbah Pabrik yang berdiri tahun 2012 mempunyai saluran pembuangan limbah dengan diameter 30 Cm ini saksikan oleh Danramil Cimahi Mayor (k) Rina Murtiani, Waka Polsek Cimahi Selatan AKP Ading Supriatna, PLT Kelurahan Utama Rati Jubaedah. Turut hadir dalam penutupan saluran air limbah tersebut, Ketua Jurnalis Peduli Citarum (JPC) Setio, SH dan LSM, Sabtu 26 Mei.

IMG_20180526_161408

” Saya sudah beri peringatan perusahaan ini dari bulan April, malah sudah saya laporkan juga ke Polda dan Dinas LH, hari ini masih saja membuang limbah yang berwarna pekat, jadi terpaksa kami tutup saluran pembuangannya. Kalau masih mau produksi sebelum diperbaiki kualitas limbahnya, silahkan buang limbahnya di sekitar Pabrik, jangan ke sungai, kasihan masyarakat,” tegas Kol Inf Yusef, ketika pengecoran berlangsung.

Sementara, pemilik Pabrik Edi Sukandar berkilah, kalau selama ini perusahaannya hanya berpatokan kepada hasil pengecekan yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup setiap tahunnya, bahwa baku mutu tidak berpatokan kepada warna. ” Tapi ya sudah lah, Pabrik saya sudah dicor pembuangannya, saya akan berupaya keras menjernihkan limbah yang dibuang, kita punya IPAL luasnya setengah Hektar, tinggal diperbaiki,” terangnya kepada JAYANTARANEWS.COM, di hadapan DanSektor 21 juga Ketua JPC.
” Padahal dari awal berdiri, kami berkomitmen menjaga lingkungan sekitar, bahkan saya juga hadir saat pemaparan yang dilakukan Menko Maritim di Trans Hotel,” tambah Edi lagi.

IMG_20180526_161342

Sudah 6 Pabrik yang ditutup salurannya di Kota Cimahi. Komitmen TNI membenahi ekosistem tetap terjaga. ” Saya seorang Prajurit TNI yang patuh, buat kami Prajurit Siliwangi, lebih baik pulang nama daripada gagal dalam tugas, ini medan penugasan kami sekarang, Limbah dan Sampah. Negara sudah dirugikan Trilyunan dalam pembenahan Citarum ini, saatnya TNI tampil. Waktu di Trans Hotel semua dengar apa kata Pak Menko Maritim, bandel sampai 3 bulan, akan ada korban dipidanakan,” ujar Kol Inf Yusef Sudrajat menutup pembicaraannya. (Rie 036 JN)