(Cukang Genteng) : Prihatin Atas Keadaan Sembari Menunggu Sebuah Harapan

IMG_20171113_062329

Ciwidey – jayantaranews.com

Sangat prihatin sekali. Disaat yang lain masih bisa mengenyam kenyamanan dalam berteduh, ketenangan dalam bernaung, namun di sisi lain, masih adanya ketimpangan aturan dan birokrasi yang terhambat.

Contoh kecilnya bisa dilihat dari penyelenggaraan pengajuan Rutilahu (Rumah Tidak Layak Huni) dibeberapa wilayah di Kabupaten Bandung.

Belum lama ini, penulis menjumpai rumah salah seorang warga masyarakat di wilayah Selatan, Kabupaten Bandung. Tepatnya di Desa Cukang Genteng, Ciwidey.

IMG_20171113_062230

Setelah menyempatkan diri untuk berteduh, penulis menanyakan ke warga tersebut terkait apakah dari pihak Kepengurusan RT / RW dan Pemerintahan Desa setempat sudah ada yang tahu tentang keberadaan dan kondisi rumah bapak ?. Dengan lugunya si empunya rumah menjawab, “sudah beberapa kali Kepengurusan / Ketua RT / RW datang dan mengajukan pengajuan Rutilahu atas rumah saya. Tapi saya tidak mengerti, sudah sampai mana pengajuan itu ditindaklanjuti,” tukasnya.

Adalah suatu hal yang wajar jika seorang warga menjawab demikian. Dan penulis juga bukan berarti mengorek-ngorek kesalahan pihak Pemerintah terkait. Penulis hanya ikut merasakan prihatin, khawatir sekaligus miris atas kondisi rumah tersebut yang boleh dikatakan sebuah gubuk yang jauh dari kelayakan untuk tempat tinggalnya.

Sejauh ini penulis hanya bisa berharap, semoga Pemerintah Desa setempat segera menindaklanjuti keluhan warga masyarakat dimaksud.

Atau mungkin dan bisa saja dilakukan, terlepas dari adanya Program Rutilahu yang masih menunggu harapan, selayaknya warga masyarakat sekitar melakukan gerakan bantuan peduli melalui swadaya warga, dan seyogyanya saling merasa tersentuh dalam menanggapi keadaan. (Yan’s)

Salam Gerakan Gotong Royong
Salam Desa Membangun