Dalam Pelaksanaan Pemilu, TNI Dituntut Netral & Fokus Pengawasan Daerah Rawan Konflik

IMG_20180213_104838

Payakumbuh – Jayantara News

IMG_20180202_185549

Netralitas TNI dalam Pemilu baik Legislatif maupun Kepala Daerah sangat utama. Sesuai dengan UU RI No 34 Tahun 2004, TNI dituntut bersikap netral dalam kehidupan politik dan tidak melibatkan diri dalam kegiatan politik praktis, sesuai dengan amanat pelaksanaan reformasi internal TNI. Apalagi tahun ini 4 daerah tingkat II di Sumbar melaksanakan Pilkada serentak, yaitu Kota Padang, Sawahlunto, Padang Panjang dan Kota Pariaman.

Hal ini disampaikan Kepala Kanminvetcad I/30 Payakumbuh, Mayor Inf Syafriyanto, S.Sos di hadapan anggotanya pada Jum’at (9/2) di Kantor Administrasi Veteran dan Cadangan I/30 Payakumbuh Jl.Olah Raga Payakumbuh.

Prajurit Kanminvetcad I/30 Payakumbuh harus Netral dengan tidak memihak dan memberikan dukungan kepada salah satu kontestan Pilkada, khususnya empat daerah tingkat dua di Sumatera Barat yang tahun ini menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), terang Mayor Inf Syafriyanto, S.Sos.

Ditambahkan Kepala Kanminvetcad I/30 Payakumbuh ini, prajuritnya dilarang memberikan arahan atau tekanan kepada istri, suami atau anak yang mempunyai hak pilih untuk memilih salah satu kontestan dalam Pilkada. Disamping itu juga Anggota TNI tidak diperkenankan menjadi anggota panitia pemilihan baik ditingkat Provinsi maupun Kab/Kota di wilayah Sumbar. Dan dalam melaksanakan tugas agar lebih mewaspadai daerah-daerah yang berpotensi rawan konflik, pungkasnya.

(Red JN)