Dinilai Tak Selaras, Prabowo Semprot Kadis Lingkungan Hidup & Minta Anies Evaluasi Bawahan !

IMG_20171121_065700

Jakarta – jayantaranews.com

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Isnawa Adji, kena semprot Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta, Prabowo Soeniman.

Semprotan itu dilayangkan, lantaran kebijakan Isnawa Adji sebagai Konsultasi Publik Kajan Lingkungan Hidup Strategis (KLJS), Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) 2018-2022, dinilai tak selaras dengan Gubernur DKI, Anies Baswedan.

“Saya minta Anies menertibkan anak buahnya yang bekerja tidak sesuai dengan visi misi nya. Apalagi soal reklamasi sudah jelas, sikap Anies menolak reklamasi,” papar Prabowo, Senin (20/11).

Anggota Komisi B DPRD DKI ini juga mengingatkan setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus tunduk dan patuh terhadap kebijakan pimpinan.

Menurut Prabowo, konsultasi publik merupakan salah satu proses urgen dalam penyusunan kebijakan. Posisinya seperti Musyawarah Rencana Pembangunan Daerah (Musrenbang). “Sekarang enggak ada lagi dasar kebijakan dari atas ke bawah, tapi bawah ke atas. Memangnya era otoriter, apa?,” ketusnya.

“Kalau belum ngerti, Gubernur maunya apa, baca dulu visi-misi yang dilaporkan ke KPUD pas Pilkada kemarin. Baca lagi pidatonya pas sertijab, atau pas paripurna kemarin. Jangan malas baca jadi Kadis, lebih-lebih bekerja sesuka hatinya,” tutur mantan Direktur Utama PD Pasar Jaya itu.

Makanya, Prabowo meminta Gubernur Anies segera mengevaluasi Isnawa. Apalagi sikapnya bertentangan dengan apa yang dicanangkan Anies. “Keputusan evaluasi ini juga jadi ‘alarm’ bagi yang lain, agar senantiasa patuh terhadap kebijakan Kepala Daerah. Ini bukan perkara sepele,” pintanya.

Prabowo menyentil Isnawa, agar tak gegabah dalam membuat suatu acara, khususnya konsultasi publik. Seharusnya bersikap adil dan hati-hati dalam menghadirkan pihak-pihak terkait.

“Sebaiknya mengundang para ahli yang juga berada di pihak para masyarakat terdampak. Sehingga hasil kajian dapat lebih transparan dan komprehensif serta dapat diterima publik,” tuturnya.
(JN 01)