Dona R. (DPD II) Partai Golkar Karawang Menepis : Tidak Benar !, Terkait Isu Menggadaikan Partai

Karawang – jayantaranews.com

Menyikapi turunnya rekomendasi Dewan Pimpinan Pusat Partai Golongan Karya (DPP Partai Golkar) yang jatuh kepada Ridwan Kamil dan Daniel Mutaqien sebagai Bakal Calon Gubernur dan Bakal Calon Wakil Gubernur Jawa Barat, Wakil Ketua Bidang Anggota dan Kaderisasi Dewan Pimpinan Daerah (DPD II) Partai Golkar Karawang, Dona Romdona angkat bicara.

Menurutnya,” keputusan DPP merupakan keputusan final yang sudah tidak dapat ditawar lagi. Keputusan DPP bukan tanpa pertimbangan matang dan pertimbangan yang berdasarkan pada analisa ilmiah, yakni melalui survey yang dilakukan DPP Partai Golkar selama berbulan-bulan”.

Lebih lanjut, Dona menjelaskan,” hal demikian dilakukan juga berdasarkan mekanisme partai yang mengacu pada Juklak Nomor 6 Tahun 2016, dengan menggabungkan antara sistem bottom up dan top down,” kata dia.

“Di mana bottom up, bahwa penjaringan bakal calon itu melalui pleno di DPD II sampai pleno di DPD I. Sementara untuk top down, Tim Pilkada Pusat mempunyai kewenangan untuk menjaring Calon Gubernur yang tidak tercover atau terjaring oleh DPD II dan DPD I”.

Karena Tim Pilkada DPP pun mempunyai ruang dan kesempatan untuk menjaring Calon Gubernur, baik dari bawah maupun dari atas. Ini penggabungan dari sistem bottom up dan top down. Artinya, Partai Golkar ini sangat demokratis. Sehingga nantinya bakal dibahas bersama Tim Pilkada DPP, yang dihadiri oleh DPD I, yang kemudian dirumuskan bersama untuk menentukan langkah-langkah strategis dan menjaring calon yang membuat Partai menjadi besar, tutur Dona.

Nah dari dua sistem tersebut, maka harus berbasis pada prinsip memenangkan Partai Golkar, dengan cara berlandaskan survey.

Misalkan, tambahnya. Ada isu soal menjual atau menggadaikan partai kepada yang bukan kader, itu tidak benar. Buktinya, Golkar merekomendasikan Daniel Mutaqien sebagai Bakal Calon Wakil Gubernur.

Daniel Mutaqien itu bukan kader baru di Partai Golkar. Kedua orang tuanya 2 (dua) periode menjadi Bupati Indramayu juga merupakan Kader Partai Golkar. Bahkan ibunya pun sekarang menjadi Bupati Indramayu, melanjutkan bapaknya, juga maju melalui Partai Golkar, jelas dia.

Daniel nya pun, ujar Dona, sekarang ini sebagai anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar. Jadi, apanya yang dijual dan di gadaikan ?.