GabParPol Berikan Amanat Rakyat Pada Yossi-Aries Untuk Maju Di Cawalkot Bandung

IMG_20180114_115607

Bandung – Jayantara News

FB_IMG_1515036941798

Untuk Bakal Pasangan Calon (Baslon) Walikota Bandung dan Wakil Walikota Bandung, Yossi Irianto dan Aries Supriatna secara resmi dideklarasikan pencalonannya oleh partai pengusungnya.

“Kami gabungan partai politik diantaranya PDI Perjuangan, Partai Hanura, Partai Nasdem, PPP, memberikan amanat rakyat ini kepada Yossi Irianto dan Aries Supriatna untuk maju sebagai Calon Walikota dan Wakil Walikota Kota Bandung,” ucap ketua Tim Pemenangan Yossi-Aries yang juga Ketua DPC PDIP Kota Bandung, Isa Subagja, di Hotel Horison, Kota Bandung, Selasa, (9/1/18) .

Ditemui di tempat yang sama, Bakal Calon Walikota Bandung, Yossi Irianto, menyampaikan dukungannya kepada masyarakat yang hadir pada acara deklarasi pencalonan yang menurutnya di luar dugaannya, dan Yossi juga mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada semua masyarakat yang hadir.

“Ini di luar dugaan ekspektasi saya. Saya pikir hanya 500-1000 orang selesai gitu, gedungnya juga kan kapasitasnya segitu. Saya terimakasih aja untuk masyarakat yang mendukung  Yossi sama Aries,” ujarnya kepada wartawan.

Yossi menambahkan, rencananya, dirinya dan Tim akan mendaftar ke KPU Kota Bandung pada hari Rabu siang.

“Kita daftar di hari rabu mudah-mudahan lancar,” pungkasnya.

Tampak hadir dalam acara deklarasi Yossi dan Aries, Ketua DPC PDI-P, Isa Subagja, Ketua DPC Hanura, Endun Hamdun, Ketua DPC PPP, Zaini Shofari.

Kita butuh pemimpin yang akan melanjutkan Bandung, dan kita butuh pemimpin yang paham akan birokrasi, di mana para birokrasi ini adalah pelayan masyarakat. Selain itu, kita pun pemimpin yang amanah, santun, agamis, utamanya, yang bisa menyatukan muslim dan non muslim, sehingga Bandung kondusif. Terlepas dari itu semua, kita butuh pemimpin yg mengerti akan kaum muda, orang Bandung kreatif, pemimpinnya juga harus kreatif.

Kita butuh pemimpin yang bisa menyatukan aspirasi anak muda tanpa pandang pilih. Kita butuh pemimpin yg melayani bukan dilayani.

Pemimpin yang bisa menjadi sahabat, teman di mana pemimpin ini kelak akan mendengarkan curhatan hati masyarakat dan tegas berwibawa, disiplin dan someah, serta kompak dalam memimpin Kota Bandung. (Adhie JN)