Gubernur Jabar 2018 Harus Punya Komitmen Benahi KBU

Bandung – Jayantara News

“Dibutuhkan strategi agraria untuk mendukung kepentingan ekologi di Kawasan Bandung Utara (KBU).” Demikian dikatakan Rhesa Anggara Utama, Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Angkatan Muda Siliwangi (AMS) di sela acara diskusi membangun kepekaan dan data analisis kader sebagai strategi perjuangan IMA AMS dalam menjawab tantangan zaman, di Desa Ciburial, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, Minggu (17/12/2017).

Strategi agraria untuk menjaga Kawasan Bandung Utara (KBU) sebagai daerah tangkapan air menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam diskusi tersebut.

Menurut Rhesa, lahan strategis di Bandung Utara dikuasai oleh segelintir orang dan perusahaan. Hal ini berpengaruh terhadap pengembangan KBU.

IMG-20171218-WA0101

Rhesa Anggara Utama (kiri), bersama salah seorang narasumber pada acara diskusi membangun kepekaan dan daya analistis kader sebagai strategi perjuangan IMA AMS dalam menjawab tantangan zaman, di Desa Ciburial, Cimenyan, Kabupaten Bandung, Minggu (17/12/2017)

“Faktanya begitu, dan pengembangan KBU menurut saya banyak menyalahi aturan. Dampaknya bisa dirasakan sekarang bukan hanya sosial ekonomi, tapi terjadi krisis ekologi,” ujarnya.

Dampak lainnya, banyak kearifan lokal yang tercerabut. Kultur bertani yang mendominasi masyarakat terus tergerus jelang Pilkada Jabar 2018.

Dijelaskan Rhesa, strategi agraria perlu diciptakan melalui kesadaran masyarakat dan mendorong komitmen para pemangku kebjiakan.

“Pemerintah harus jadi fasilitator buat semua pihak, jangan malah jadi partner pengusaha. KBU ini soal komitmen Pemerintah,” tegas Rhesa.

Di lain sisi, terkait ekologi, Rhesa juga menyoroti soal figur pemimpin Jawa Barat ke depan.

“Sebentar lagi Pilkada Jabar merupakan PR bagi siapapun yang terpilih, mesti melek ekologi. Dan yang real itu harus menata KBU, karena di KBU ini kita banyak kecolongan,” tuturnya.

Diskusi diikuti oleh perwakilan IMA AMS dari perwakilan kota dan kabupaten di Jaws Barat. Peserta yang ikut dipilih dari berbagai disiplin. Seperti ilmu hukum, adminsitrasi publik, lingkungan, manajemen, sastra dan politik.
(Didoe JN)