Jelang Pilkada 2018, Humas Pemprov Jabar Gelar Seminar Anti Hoax dan UKW

IMG_20171206_094442

Bandung – Jayantara News

FB_IMG_1512477700137

Sudah tidak asing lagi di telinga kita. Perdebatan akibat berita hoax makin meresahkan yang seakan dan kadang menggiring masyarakat ke arah kebencian. Untuk mengantisipasi adanya berita Hoax, tentunya perlu antisipasi yang diterapkan khususnya para pengguna internet untuk mengetahui sebuah informasi yang layak dikonsumsi atau tidak. Salah satunya adalah memperhatikan kualitas informasi, seperti :
– Memeriksa ulang judul berita provokatif, yang kerap dipakai sebagai jendela untuk mengintip keseluruhan tulisan.

– Meneliti alamat situs web, di mana telah memenuhi kaidah jurnalistik sesuai aturan Dewan Pers.

– Membedakan fakta dengan opini. Hal ini dirasa perlu, sebagaimana dirilis (Mafindo) yang menganjurkan pembaca tidak menelan mentah-mentah ucapan seorang narasumber yang dikutip oleh situs berita.

– Cermat membaca korelasi foto dan caption yang provokatif.

– Ikut serta dalam komunitas daring. Hal ini sebagaimana dituturkan inisiator Mafindo Septiaji Eko Nugroho, setidaknya ada empat komunitas yang getol memerangi berita palsu di Indonesia. Keempatnya itulah yang menjelma menjadi Mafindo. Dengan model crowdsourcing, komunitas itu berusaha menyaring dan mengklarifikasi informasi yang meragukan kebenarannya.

IMG_20171206_094458

Menyikapi dan mencermati perihal di atas, pada Selasa (5/12/2017), Humas Pemprov Jawa Barat bersama Pokja PWI Gedung Sate, menggelar seminar “Antisipasi Hoax Pada Pilkada Serentak 2018” dan Uji Kompetensi Wartawan di Hotel Marbella Jalan Ir. H. Djuanda Bandung, 5-6 Desember 2017.

Seminar menampilkan pembicara Wakil Gubernur Jabar, Deddy Mizwar dan Agus Sudibyo dari Dewan Pers.

Kabag Humas dan Dokumentasi pada Bagian Humas, Poppy Purbawati, kepada Jayantara News menjelaskan, seminar ini dihadiri oleh 50 mahasiswa dan wartawan. Sementara, untuk uji kompetensi sendiri diikuti oleh 30 (tiga puluh) wartawan, dengan katagori muda, madya dan utama. (Adhie / Yudin JN)