Kasiat Obat Herbal Ashitaba Sebagai Obat Seribu Penyakit

IMG_20180316_101657

Sembalun – JAYANTARA NEWS

FB_IMG_1515036941798

Ashitaba dikenal sebagai Raja Herbal yang berasal dari pulau HACHI JO JEPANG dan merupakan tanaman yang dicari oleh Kaisar China pertama dalam dinasti Chin, zaman kekaisaran Edo di Jepang. Ashitaba disebut juga Herbal Panjang Umur dengan nama latinnya Angelica Keiske Koidzmi.

Dari hasil riset Osaka Medical Institute Of Japan dan Medical Colle ge Research Institute, bahwa tanaman Ashitaba tidak hanya kaya akan kandungan vitamin dan mineral, serat makanan dan asam amino, namun juga senyawa/elemen baru yang disebut CHALCONE atau Getah kuning (Family folifenol konsentrasi tinggi dengan induk tor ” Xanthoangelol ” dan “4-Hydroxyderricin “) sebagai zat anti bakteri, dapat meningkatkan sistem imun dan mempunyai kandungan super nutrition serta kandungan serat yang sangat tinggi.

IMG_20180316_101717

Chalcone tersebut dapat mencegah : Kanker, Ulkus Lambung, Kanker Payudara, Diabetes Melitus, Penyakit Jantung Trombus, menurunkan Kadar Cholestrol dalam darah, Gaocoma, mere vitalisasi sel yang rusak secara cepat, tepat untuk Alzheimer.
Xanthoangelol berfungsi memperlambat proliferasi Hiv yang mematikan sel imun secara bertahap serta sel sejenis seperti sel Hepatitis B, C dan Kanker.
Dari Riset Farmasi Jepang edisi 109,110 dan 113, bahwa Ashitaba dikonsumsi sejak 2000 tahun sampai saat ini oleh penduduk pulau HACHI JO yang disebut juga dengan Pulau Panjang Umur.
Selain dikenalnya dengan panorama nan indah dan pertanian yang maju, Sembalun, khususnya Dusun Jorong, Desa Sembalun Bumbung, ternyata tanaman Ashitaba tumbuh subur dan dibudidayakan oleh masyarakat setempat, salah satunya Amaq Ozi, ditemui JAYANTARA NEWS, Kamis (15/3).

Pengelola tanaman Ashitaba, Amaq Ozi mengatakan, Ashitaba atau yang dikenal dengan Raja Herbal dan disebut dengan obat seribu penyakit, merupakan tanaman yang banyak dicari-cari oleh orang dan masyarakat. Ashitaba dikirim juga ke Bali Denpasar.

Tanaman Ashitaba merupakan menjadi salah satu aset terbesar wilayah Sembalun Lotim. Disamping proses pengolahannya yang masih secara tradisional, dengan pengeringan menggunakan terik cahaya matahari dan dikemas rapi, sehingga membuat tanaman Ashitaba sangat alami dan aman untuk dikonsumsi.

1/2 liter getah kuning Ashitaba dihargakan Idr 300 ribu, tersedia juga bubuk dan bentuk kapsul Ashitaba.

Cara pemakaian :
– Air hangat 1 gelas atau air teh hangat/ 1 sendok makan getah Asitaba 3×1
– sakit gigi dengan dicelupkan kapas dengan getahnya
– Masker malam/siang

Efek samping : tidak ada
Alamat : Jorong, Sembalun Bumbung, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur

Untuk info lebih lanjut dan pemesanan :
CA : Amaq Ozi (081 903 134 950)

(Samsul JN)