Kelegowoan Bupati Kebumen Yang Mundur, Setelah Ditetapkan Tersangka Oleh KPK

Kebumen – Jayantara News

FB_IMG_1515036941798

Bupati Kebumen, Mohammad Yahya Fuad, menyatakan dirinya ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan tuduhan menerima gratifikasi.

Menurut bupati, penerimaan tersebut bukan gratifikasi, tapi murni dalam posisi sebagai pengusaha dan sama sekali tidak terkait dengan jabatannya, karena terjadi sebelum dilantik sebagai Bupati Kebumen.

Penetapan sebagai tersangka tersebut diketahui setelah menerima surat dari KPK, Sabtu siang (20/1). Untuk itu bupati minta maaf kepada seluruh masyarakat Kebumen.

Pernyataan tersebut disampaikan pada Rapat Dinas yang mendadak di Ruang Jatijajar Kompleks Pendopo Rumdin Bupati Kebumen, yang dihadiri seluruh Pimpinan OPD dan camat se Kabupaten Kebumen, Senin (22/1).

Berkait dengan hal tersebut, bupati berkeinginan untuk mengundurkan diri dari jabatan Bupati Kebumen agar bisa fokus menjalani proses hukum, dan tidak mengganggu jalannya roda Pemerintahan.

Namun saran dari para Pimpinan OPD agar tetap menjalankan tugas sebagai bupati sampai adanya putusan pengadilan.

Sekda dan Pimpinan OPD menyerahkan sepenuhnya keputusan mundur atau tidaknya bupati. Bila terpaksa harus mundur pun, disarankan tidak perlu tergesa-gesa agar bisa menyelesaikan masalah-masalah krusial terlebih dahulu untuk memastikan bahwa program-program utamanya dalam pengentasan kemiskinan melalui pemberdayaan masyarakat bisa berjalan dengan baik.

Bupati meminta kepada jajaran SKPD bersama masyarakat untuk tetap bersemangat bekerja dan melaksanakan program-program pembangunan yang telah dicanangkan bersama.

Bupati juga beritikad baik untuk mengikuti seluruh proses hukum, dan memberikan fakta-fakta yang sebenarnya di pengadilan.

“Bupati mohon dido’akan agar diberikan kekuatan, kesehatan dan kesabaran dalam menjalani ujian tersebut,” ungkap Kabag Humas Setda Kebumen, Sukamto dalam rilisnya.

Sebagaimana diberitakan media ini sebelumnya, memang KPK selama ini terus mengendus kasus-kasus korupsi yang ada di Kabupaten Kebumen Jawa Tengah ini dengan melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) dengan menjebloskan Sekda Kebumen, Adi Pandoyo ke penjara beserta pelaku lainnya.

Dan kini sang bupati pun dijeratnya atas kasus gratifikasi yang bikin kaget para pejabat setempat. (Red JN)