Lurah Pasirjati Uber Laporkan Mantan RW  Ke Polisi Terkait Scan TTD PTSL, Dianggap Mengada2!

IMG_20180212_231021

Ujungberung – Jayantara News

IMG_20180202_185549

Omi Rusmiati, Lurah Pasirjati melaporkan mantan RW 10, ke Polsek Ujungberung, terkait Scan Tanda Tangan untuk pemenuhan syarat pengurusan PTSL, yang dianggap masalah oleh Lurah, berkesan mengada-ada. Sementara pengurusan PTSL tersebut berlangsung lama, dan masalah Scan Tanda Tangan diangkat Omi Rusmiati sejak Januari 2018.

Saat dikonfirmasi ke Kelurahan Pasirjati, Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung, Senin (12-02-18) pukul : 14:00 WIB, Lurah Pasirjati sedang tidak di tempat. Sementara, ketika ditanya oleh media, perihal keberadaan Lurah, staf menjawab tidak tahu, karena memang tidak bilang bila pergi kemana-mananya,” tutur staf pelayanan.

IMG_20180212_231048

Rakhmat Taufik, Seklur Pasirjati, mengakui bahwa Lurah melaporkan hal tersebut “Saya membenarkan adanya Lurah melaporkan ke Polsek, terkait Scan Tanda Tangan, tapi masalah ini selesai, dan tidak ada yang ditahan setahu saya. Coba saja tanya langsung, karena ini masalah pribadi Lurah, kan Lurah yang melaporkan,” jelasnya.

IMG_20180212_231036

Di tempat terpisah, Taufik, Camat Ujungberung menjelaskan,” masalah tersebut sudah selesai dimusyawarahkan, dan tidak ada yang dilaporkan, dikumpulkan di aula kecamtan untuk diselesaikan. Masalah Scan Tanda Tangan palsu memang ada, dan tidak pengaruh pada pengurusan tanah massal. Benar Lurah melaporkan itu, di sini kan ada Binmasnya, jadi ngga perlu sampai proseslah, kan ada Camat, lagian juga itu masalah internal, antara Lurah dan RW. Mungkin RW nya kurang baik, dan sudah diganti dengan RW yang baru, lagian tidak ada unsur pidananya, sudah dibenahi, dan saat itu belum ada jadi sertifikat, Pokmas PTSL juga ada, ” pungkasnya.

Menurut salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya, RW tersebut dilaporkan Lurah, terkait pengurusan PTSL yang tidak dilakukan, setahu saya RW tersebut tidak pernah memungut biaya besar, dan wajar saja, kadang dalam pengurusannya ada juga yang ngga kasih uang. Ini kan dilaporkannya mungut biaya sejuta sampai lebih dalam pengurusan, padahal mah tidak, dan tudingan itu ada, bukan cuma Scan Tanda Tangan saja,” ungkapnya.

Bahkan mantan Sekertaris RW, dirinya sempat dijadikan saksi oleh Polsek Ujungberung, dalam kasus Scan Tanda Tangan Lurah Pasirjati, karena saat itu Lurah susah ditemui. Terkait ini Program Pemerintah dan segera diselesaikan, mengingat darurat hal itu, maka pakai scan, dan menurut saya itu membantu Pemerintah setempat, kan sertifikatnya sudah ada yang jadi dan belum. Menurutnya,” ini udah selesai, hanya saja dalam masalah ini RW yang lebih tahu, saya hanya saksi saat itu, selebihnya masalah pribadi atau bukan Pak RW yang tahu,” jelasnya.

(Uchok Hendra Bunawan JN)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here