Mampu Ciptakan Kaki Palsu, Saiful Andri (Disabilitas), Berharap Pemkab Bandung Apresiasi Karyanya

IMG_20180411_223744

Bojongsoang – Jayantara News

FB_IMG_1515036941798

Saeful Andri, seorang penyandang Disabilitas yang mampu ciptakan kaki palsu yang aman, nyaman, dan murah.

Saat diwawancara langsung, Rabu (11-04-18) pukul: 15:10 WIB, Saiful Andri, warga Mergalaksana, Desa Buahbatu, Kecamatan Bojongsoang, RT/RW 02/02 Kabupaten Bandung, menjelaskan, kisahnya sebagai pengguna kaki palsu buatannya sendiri, semenjak lebih dari 4 (empat) tahun, kaki palsu buatannya selalu menemaninya untuk berjalan dan melakukan aktivitas seperti orang normal pada umumnya.

Pada tahun 2004, dirinya mengalami kecelakaan tabrak lari di Garut, saat ingin mengunjungi keluarganya, dan kakinya hancur karena tertabrak truck, dan sempat dirawat selama dua tahun, rawat jalan Rumah Sakit dr Slamet, RS Hasan Sadikin, RS Al Ikhsan dan terakhir di RS Dhistira. Anggapannya, karena jelas biaya rumah sakit untuk berobat dirinya cukup mahal bila dirawat total, jadi hanya rawat jalan saja.

IMG_20180411_223718

Sementara, untuk beli satu kaki palsu saja sangat mahal, sekitar 30 Juta, itu pun yang paling murah. Dari itulah, kami berpikir dengan rekan yang lain untuk membuat kaki palsu pada tahun 2010. Untuk biaya pembutannya sekitar 8 Juta di atas lutut, di bawah lutut 5 Jutaan, dan sampai saat ini produk kami sudah dipasarkan sekitar 3000 kaki tersebar di Indonesia, bahkan dari Jerman pun ada yang beli, beber Andri.

Untuk memproduksi kaki palsu ini, ada sekitar 30 orang di dalam Paguyuban Disable Penyandang Cacat, dan masih memproduksi di garasi rumah, karena kami tidak punya tempat khusus, karena tidak adanya modal untuk mengembangkan usaha ini. “Padahal, produk yang saya ciptakan, dan saya merasakan sendiri, ini cukup nyaman, buat gerak juga bebas, seperti kaki pada umumnya,” ungkapnya.

Andri berharap,” agar para penyandang Disabilitas jangan menjadi beban atau minder. Dan jangan dipandang sebelah mata, karena kami juga manusia pada umumnya, dan saya yakin, kaki palsu buatan sendiri ini lebih murah dari pada harus beli di rumah sakit,” tuturnya.

“Karena rata-rata, penyandang Disabilitas banyak yang tidak mampu, jadi saya akan terus berusaha untuk tidak menjual mahal. Murah tapi nyaman, dan saya ingin juga Pemerintah dalam hal ini ikut serta dalam kepeduliannya mengembangkan usaha kaki palsu ini, agar masyarakat bisa merasakan dan terbantu,” jelasnya.

Asep Supriatna, S.Ip, Kades Buahbatu, mengatakan,” selama saya jadi Kades, akan selalu perhatikan warga saya semua pada umumnya, dan saya juga sangat peduli dengan warga yang memiliki ide dan menciptakan karya yang cukup luar biasa,” katanya.

Kaki palsu buatannya, bisa meringankan daya beli. Yang tadinya tidak mampu beli karena mahal, dengan kaki palsu buatannya, orang yang kurang mampu bisa beli,” dan jelas saya apresiasi sekali, saya bahkan terus dukung,” jelas Asep.

(Uchok Hendra JN)