Mayjen TNI Hartind Asrin Bekali Wartawan Online Dengan Bela Negara

IMG-20180415-WA0055

Jakarta – JAYANTARANEWS.COM

FB_IMG_1515036941798

Dalam rangka pembekalan PWO (Perkumpulan Wartawan Online) Independepen, DPP IPJI (Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia) bekerjasama dengan Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI, menyelenggarakan Sosialisasi Bela Negara yang langsung disampaikan oleh Dirjen Strahan (Strategi Pertahanan) Kemhan RI Mayjen TNI Hartind Asrin di Hotel Grand Cempaka,  Jakarta (13/04).

IMG-20180415-WA0078

Menurut Ketua Antar Lembaga DPP IPJI, M Brando, kegiatan ini adalah yang kedua kali diselenggarakan. ” Kami menunjuk Ikatan Media Online (IMO) DKI Jakarta sebagai penyelenggara,” tegas Brando.

IMG-20180415-WA0054

Mayjen TNI Hartind Asrin, dalam pemaparannya menyampaikan, Wartawan Online harus Cepat dan Tepat dalam pemberitaan. Negara kita ini sekarang mengalami ancaman yang nyata, diantaranya Narkoba dan Teroris. Narkoba merusak generasi muda kita, Teroris ada 3 generasi, pertama generasi Osama bin Ladin, Generasi ISIS, Generasi Foreig Inisiatif. Ini ancaman yang sedang kita hadapi.

Adapun ancaman lainnya, yaitu Perang Asimetris dan Proxy Ear adalah sasaran antara yang mana menggunakan pihak ketiga sebagai pengganti berkelahi satu sama lain secara langsung, ujar hartind yang pernah menjadi Atase Pertahanan RI di Malaysia.

Hartind menceritakan “Kita semua ini rata-rata adalah anak pejuang, Saya dulu anak Brimob, dimana dulu beliau baku hantam sama Jepang, begitu juga rekan-rekan semua adalah keturunan pejuang,  jadi semangat Bela Negara itu masih tertancap di dalam hati kita”.

IMG-20180415-WA0047

Hartind juga menjelaskan, Bela Negara merupakan suatu sikap dan perilaku warga negara yang dijiwai oleh “Kecintaan kepada NKRI” yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dalam menjamin keberlangsungan hidup bangsa dan negara.

“Adapun Dasar Hukum dari Bela Negara itu adalah, – Pertama : Pasal 27 ayat (3) UUD 1945 “Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara. – Kedua : Pasal 30 ayat 1 UUD 1945 “Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha Hankamneg, – Ketiga: Pasal 9 ayat (2) huruf d UU No 3 Tahun 2002, tentang Hanneg : Pendidikan kewarganegaraan, pelatihan dasar kemiliteran secara wajib,  pengabdian sebagai prajurit TNI secara sukarela atau secara wajib, pengabdian sesuai dengan profesi. – Ke’empat : Perpres No 97 Tahun 2015, tentang Jakumhanneg Tahun 2015 – 2019“.

Bangsa Indonesia ini adalah negara kaya, apa yang tidak ada di Indonesia, SDA nya sungguh luar biasa, makanya kekayaan alam Indonesia ini membuat warga dunia takjub.

Hartind juga menyampaikan Nilai-nilai Dasar Bela Negara, yakni Cinta Tanah Air,  Sadar Berbangsa dan Bernegara, Setia pada Pancasila sebagai Ideologi, Rela Berkorban untuk bangsa dan negara, memiliki kemampuan awal Bela Negara.

Hartind berharap, kita harus tetap sehat jaga fisik, apalagi wartawan harus kuat,  jaga kesehatan selalu, biar kemampuan menulis dalam hal pemberitaan tidak sakit dan semangat selalu, ungkap mantan Kabadiklat Kemhan yang berdarah minang ini dengan lantang.

Sebelum giat Bela Negara diadakan, Grand Launching PWO Independen dengan pembekalan oleh Ketua Wanhat Laksamana (Pur) Tedjo Edhi. Sedangkan malam harinya, diadakan pelantikan IMO DKI dengan Ketua terpilih Hengki Abidin. Hadir pada kesempatan tersebut, Wanbin IPJI Mayjen (Pur) Drs Hendardji Soepandji, SH, Ketum IPJI Taufiq Rachman, Ketum IMO Yakub Ismail, Sekjen IPJI Ida Parwati serta Sekjen PWO Ade Novit. (**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here