MS.Hidayat: Kata Penyidik, Status Kades RA Sudah Tersangka, P21 Sudah Mau Dilimpahkan

IMG_20180710_102053

JAYANTARANEWS.COM, PACET

IMG_20180628_215930

Mamat Syarief Hidayat, salah seorang Tokoh Masyarakat yang turut serta di BAP di Polres Bandung terkait Laporan Polisi Nomor : LP/B.161/II/2014/JABAR Tanggal 26 Februari 2014 an, dengan Pelapor Ujang Ridwan Ketua BPD Desa Cinanggela dan Surat Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar Nomor : B/685/II/2014/Dit Reskrim Um, Tanggal 27 Februari 2014, Perihal pelimpahan Laporan Polisi Nomor : LP/B.161/II/2014/JABAR Tanggal 26 Februari 2014 an. Pelapor Ujang Ridwan Ketua BPD Desa Cinanggela, Surat Perintah Penyelidikan Nomor : Sp.Lidik/65/III/2014/Reskrim, Tanggal 17 Maret 2014 serta Surat Perintah Penyidikan Nomor : Sp.Sidik/144/III/2014/Reskrim, Tanggal 17 Maret 2014 menjelaskan kepada JAYANTARANEWS.COM, Sabtu, (30/06) lalu, bahwa status “Tersangka” menurut Agus Hermawan, Penyidik Pembantu Unit IV Harda Satreskrim Polres Bandung.

” Saya sempat menanyakan kepada Agus Hermawan Penyidik, katanya status Kades Cinanggela (RA) sudah menjadi Tersangka bahkan berkas P21 nya juga sudah mau dilimpahkan, itu menurut Pak Agus. Tapi sekarang dia sudah pindah,” kata Ulis panggilan akrab MS Hidayat.

Selanjutnya masih kata Ulis,” 8 (delapan) orang warga sudah dimintai keterangan sebagai saksi – saksi terkait kasus cap dan tanda tangan palsu yang dilaporkan Ujang Ridwan Ketua BPD Desa Cinanggela, mereka itu Ujang Ridwan, saya (MS Hidayat), Ayi Didin, Anang Sutisna, Denih, Asep Saepudin, H Tatang Karmudin, Suherman,” jelasnya.

Masih kata Ulis, bahwa kasus tersebut mentok di Kabag Hukum Pemda Kabupaten Bandung. ” Hingga saat ini, kasusnya ngga jelas!, padahal saat itu masyarakat sedang panas – panasnya hingga melakukan Demontrasi di Kantor Desa, tapi semua data dan bukti sudah diserahkan kepada Kabag Hukum,” pungkasnya.

JAYANTARANEWS.COM, beberapa kali menghubungi Agus Hermawan Pembantu Unit IV Harda Satreskrim Polres Bandung melalui telepon genggamnya namun nomor tersebut dalam keadaan tidak aktif, begitu juga dengan isi SMS hingga saat ini belum pernah dibalas.

Warga masyarakat Desa Cinanggela, Kecamatan Pacet berharap, pihak Kepolisian transparan dalam mengungkap Kasus Kepala Desa RA. ” Kalau sudah selesai, kami warga minta buktinya. Kalau lanjut ke Pengadilan, mana bukti Keputusan Hakimnya, jadi masyarakat jangan dibuat bingung. Ulah dibobodo lah ku kasus kieu,” kata Ayi Akung menambahkan. (Asep DR/JN)