Nugroho Djayoesman : Untuk Cawapres, KAPOLRI Tito Karnavian Memiliki Kualitas Cerdas & Hambel

IMG-20180413-WA0061

Jakarta – Jayantara News

FB_IMG_1515036941798

Pesta Demokrasi Lima Tahunan yang akan diselengarakan pada tahun 2019, tentunya rakyat Indonesia harus memilih Pemimpin kedepan yang betul-betul dekat dengan rakyatnya.

Genderang Cawapres 2019 untuk pendamping Presiden Jokowi sudah ramai di publik, siapakah teka-teki pendamping Jokowi nantinya.

Pilpres tak lama lagi akan diselenggarakan pada tahun 2019. Presiden Jokowi selaku incumbent telah didukung oleh tujuh Partai Politik untuk berlaga di Pilpres. Selaku incumbent dengan banyak dukungan Partai Politik, kemungkinan besar Jokowi akan menang kembali. Posisi Cawapres menjadi penting buat melangkah menuju Pilpres 2024.

Ada beberapa partai pengusung Jokowi menyorongkan kadernya menjadi Cawapres Jokowi. Bahkan, Kapolri Tiito Karnavian seneiri, dari non partai masuk juga dalam radar Cawapres Jokowi.

“Lalu siapa yang akan mendampingi Jokowi sebagal wakilnya. Sosok Wakil Presiden yang mendampingi Jokowi mesti memiliki integritas yang tidak diragukan lagi, sebab ketika Jokowi memenangkan Pilpres 2019, maka wakilnya akan berpeluang besar maju di Pilpres 2024, dan punya potensi terpilih jadi Presiden,” ujar Nugroho Djayoesman, di Jakarta, Kamis, 12/4/2018.

Komjen Pol (Purn) Nugroho Djayoesman, mantan Kapolda Metro Jaya, mengatakan, kalau Jokowi memilih Kapolri Tito Karnavian menjadi Wapres untuk mendapinginya, sangat bagus. Karena Tito karnavian yang pernah jadi anak buahnya itu memiliki kualitas yang mumpuni, cerdas, hamble, dan integritasnya tidak diragukan lagi.

Menurutnya, kalau Tito Karnavian benar menjadi Cawapres Jokowi dan menang dalam Pilpres 2019, maka Tito akan mampu mendampingi Jokowi dalam memimpin Indonesia, karena rakyat sebenarnya tidak sulit untuk dipimpin. Yang penting kebijakan Pemimpin nantinya benar-benar pro terhadap kepentingan rakyat.

“Selama memimpin, program-program Jokowi banyak yang pro ke rakyat, seperti : Program Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS), pembagian Sertifikat Gratis, pembangunan infrastruktur, dan masih banyak program yang pro rakyat, ungkapnya.

Selain itu, lanjut Nugroho, mengenai pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5%, merupakan prestasi yang baik, dibandingkan dengan negara lain, apalagi pertumbuhan ekonomi dunia saja hanya tumbuh 3%.

“Untuk itu, Presiden Joko Widodo kemungkinan besar akan terpilih kembali dalam Pilpres 2019,” ucap Nugroho Djayoesman Mantan Kapolda Metro jaya.

Dia berharap, Pilpres 2019 akan aman dan lancar. Selain itu, rakyat juga harus cerdas memilih, jangan memilih karena uang, agar Pilpres mendatang bisa menghasilkan Pemimpin yang berkualitas dan bisa membawa perubahan bangsa ini menjadi lebih baik, pungkasnya. (Budi S JN)