Peringatan Isra Mi’raj Masjid Nurul Iman Cibeunying Cimenyan, Paparkan Kebenaran Di Palestiana

IMG_20180415_170657

Cimenyan – Jayantara News

FB_IMG_1515036941798

Dengan membawa Tema : “Kebeneran-kebenaran Yang Terjadi Di Palestina”, Ustadz Suhana, yang juga mewakili Komunitas Kasih Palestina sekaligus sebagai penceramah pada acara peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, di Masjid Nurul Iman, Kampung Bojongkacor, Kelurahan Cibeunying, Kecamatan Cimenyan, mengawali tausiyahnya, Sabtu malam, 14 April 2018.

IMG_20180415_170614

Tanah Palestina merupakan tanah yang diberkahi oleh Allah SWT, terbukti ada beberapa Nabi, yang mulai lahir, hidup dan meninggal di Palestina.

Palestina merupakan negara termiskin di dunia. Tapi tidak satupun pengemis di sana. Mereka sangat menjaga harga diri mereka, meski seberat apapun kondisi mereka. Sementara, hanya ada 1 tempat yang menjadi daerah yang paling diperebutkan di dunia ini, yaitu Al-Aqsa.

Bagi umat Islam, Al-Aqsa adalah tempat yang sangat penting di hati para pemeluknya. Karena Al-Aqsa adalah tempat ke-3 yang menjadi situs paling suci bagi umat Islam. Ini adalah lokasi di mana Nabi Muhammad SAW singgah saat Isra dan Mi’raj, ini adalah tempat pertemuan yang paling luar biasa dalam sejarah umat Islam. Dimana ketika semua Nabi yang pernah hidup, berkumpul bersama-sama untuk salat berjamaah di belakang Nabi Muhammad SAW.

Al Aqsa, sebut Suhana menambahkan. Mempunyai beberapa hal yang mungkin belum banyak yang mengetahuinya.

IMG_20180415_170635

Menurut Muhammad Wajid Akhtar dalam majalah OnMuslim, Al Aqsa mempunyai sejarah sebagai berikut :

1. Al-Aqsa pernah dibakar, tepatnya pada tahun 1969, dimana sebuah Kumpulan Zionis Australia membakar mimbar Nuruddin dan Masjid Qibly.

2. Kubah Batu digunakan untuk terlihat sangat berbeda. Kubah pertama yang pernah dibangun dalam sejarah Islam oleh Khalifah Umayyah Abdul malik bin Marwan.

3. Al-Aqsa memiliki mimbar Legendaris. Nooruddin Zenki, salah satu pahlawan terbesar dalam sejarah Islam, memiliki mimbar khusus yang dibuat untuk dipasang di Masjid Al Aqsa ketika akhirnya akan direbut kembali dari Tentara Salib

4. Al-Aqsa pernah digunakan sebagai kandang, Istana, dan ruang eksekusi ketika Tentara Salib pertama mengambil Yerusalem. Mereka menemukan mayoritas penduduk Muslim terkunci di masjid Al Aqsa. Mereka membantai sekitar 70.000 dari mereka dan kemudian dikonversi masjid Qibly ke Istana, Kubah Batu menjadi sebuah Gereja, dan ruang bawah tanah yang menjadi kandang. Muslim yang selamat dari pembantaian kemudian disalibkan, disalib besar yang ditempatkan dekat pusat masjid. Ini adalah satu-satunya salib yang rusak oleh Salahuddin.

5. Imam Al Ghazali hidup dan menulis Magnum Opus-nya di masjid Al-Al Aqsa, salah satu buku yang paling terkenal dalam sejarah Islam ialah Ihyaa Ulum Al-Din oleh ilmuwan besar Islam Imam Abu Hamid Al-Ghazali. Dia adalah pria yang dihormati oleh semua mazhab karena kemampuannya terjun ke dalam kedalaman jiwa manusia sementara sisanya berlabuh ke ajaran Al Quran dan Nabi. Apa yang kebanyakan orang tidak tahu adalah bahwa Al-Ghazali, untuk sementara waktu, pernah tinggal di Masjid Al- Aqsa dan menulis buku, dan sebuah bangunan di masjid menandai situs kamar lamanya

6. Al-Aqsa pernah menjadi tempat ‘Pembuangan Sampah’, dimana dalam periode waktu ketika tidak ada orang Yahudi yang diizinkan untuk tinggal di kota, sementara penduduk utama Romawi menggunakan area masjid sebagai tempat pembuangan sampah.

7. Di sekitar Al-Aqsa, tidak hanya satu masjid. Ada beberapa masjid di tempat yang kita kenal sebagai masjid Al Aqsa. Awalnya Kami berpikir tentang masjid Al-Aqsa sebagai bangunan di sudut selatan Masjid. Pada kenyataannya, itu adalah masjid Qibly – disebut demikian karena paling dekat dengan kiblat. Seluruh gunung adalah Masjid Al Aqsa dan kadang-kadang disebut Haram Al-Sharif untuk mencegah kebingungan. Tapi ada masjid lain yang hadir di tempat itu yang biasanya dihubungkan dengan kejadian sejarah misalnya masjid Buraq, masjid Marwani dan banyak lagi.

8. Tanah Ini adalah Tanah Pemakaman. Tidak ada catatan berapa banyak Nabi dan Sahabat Nabi yang dimakamkan di sana, yang pasti tidak terhitung. Misalnya, Nabi Sulaiman (AS) mungkin dimakamkan di sana karena kita tahu bahwa Nabi akan selalu dikuburkan di mana ia meninggal, dan beliau meninggal saat mengawasi pembangunan gedung sebelumnya dalam beberapa tradisi, ujar Ustadz Suhana.

Bagaimana menderitanya mereka anak-anak Palestina, kaum perempuan dan lelaki Palestina. Mereka berjuang dengan senjata seadanya, dengan perlengkapan dan makanan yang serba minim. Meski mereka memiliki modal besar yaitu “Keimanan Yang Tak Tergoyahkan”.

Namun, apa yang terjadi ?, imbuh pria kelahiran Garut, Jawa Barat, lulusan S1 Hukum Islam, yang juga sebagai Relawan Kepalestinaan semenjak 2016 sampai sekarang ini.

Ironis! Teroris yang bersembunyi saja dengan sigap bisa mereka tangkap dan habisi. Ini teroris dengan terang-terangan melakukan pengumuman perlawanan, mereka diamkan dan cukup dengan mengutuk atau sekedar dibahas dalam rapat saja, beber Suhana.

Dijelaskan dari Abu Ad-Darda ra, Rasulullah SAW bersabda, ”Salat di Masjidil Haram lebih utama seratus ribu kali lipat daripada salat di masjid-masjid lainnya. Salat di Masjid Nabawi lebih utama seribu kali lipat. Dan salat di Masjidil Aqsa lebih utama lima ratus kali lipat.” (HR. Ahmad), demikian ditegaskan Suhana, yang mengajak para Jama’ah untuk selalu bersatu dalam berjihad dalam membantu Palestina dengan “Do’a dan Harta” untuk di infaq kan sebagian rejekinya ke Palestina, karena begitu penting dan berharganya Masjidil Aqsa bagi kaum Muslimin, pungkas ayah dari dua putra ini.

Terpisah, Mochamad Restu Sheno Permadi, selaku Ketua Panitia penyelanggara acara tersebut mengungkapkan kebanggaannya atas suksesnya acara dimaksud. Alhamdulillah, acara malam hari ini berjalan dengan sukses, walaupun ada beberapa kendala, namun dengan kerjasama tim yang baik, kompak dan solid, permasalahan dapat terselesaikan. “Saya berharap, acara ini menjadi motivasi untuk IRNI (Ikatan Remaja Nurul Iman), khususnya untuk membuat acara yang lebih besar lagi dan dapat menarik minat banyak orang,” tandas Sheno, sapaan akrabnya, ditemui Jayantara News, usai acara. (Gus Basan JN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here