BANDUNG, Reportase JABAR

‌”Bokaba itu sendiri merupakan salah satu pegiat komunitas yang peduli akan dunia seni tradisi orang Sunda,” ungkap Indra, selaku Ketua Pelaksana Kegiatan mengawali pembicaraan.

‌Menurut Indra, Bokaba yang dilaksanakan di Cibeunying Park ini merupakan pionir yang kegiatannya untuk mempromosikan budaya orang Sunda terutama Bandung yang 80% warganya adalah orang Sunda.

‌Kegiatan budaya ini awal pemikirannya adalah dari Kang Emil (Ridwan Kamil), Walikota Bandung, yang ingin sekali melestarikan kembali Budaya Sunda, yang mana dampak dari kegiatan ini diharap dapat menciptakan dan menumbuhkan kembali minat orang Bandung untuk lebih mencintai budaya nya, seperti hal nya : Jaipongan, Pencak Silat, Karinding dll, ucap Indra kepada RJ di sela-sela kegiatan Bokaba di Cibeunying Park, 15 April lalu.

‌Yeni, ibu dari Clarisa Putri yang merupakan binaan dari Padepokan Seni Panggung asuhan ‘Abah Awan’ yang merupakan salah satu pengisi dalam kegiatan tersebut mengungkapkan kepada RJ, bahwa kegiatan seperti ini memang harus sering dilaksanakan agar minat dari anak-anak untuk Seni Sunda ini dapat tumbuh hingga cintanya terhadap Seni Sunda bisa terus dan tidak tergerus oleh budaya modern saat ini.

‌Seperti halnya Clarisa Putri. Diusianya yang baru 8 tahun, namun sudah banyak tampil diberbagai event di Kota Bandung, yang diantaranya : mengikuti kegiatan Bokaba, Pasanggiri di Lucky Square dll. Itu semua berkat kecintaannya terhadap seni tradisi atau seni Budaya Sunda yang selama ini sudah agak jarang ditemui karena imbas dari masuknya budaya luar yang diadopsi oleh orang Sunda, lirih Yeni kapada RJ. Untuk itu, semoga kegiatan-kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan di Kota Bandung hingga Budaya Sunda ini bisa terus lestari, salalu ada dan tidak lebur dimakan waktu, harapnya.
‌(Ricky Gumilar RJ)
IMG_20170416_214549

Jpeg
Jpeg
Jpeg
Jpeg

Comments are closed.