Pertumbuhan IPM Sumbawa Lebih Baik Dibandingkan Provinsi

IMG-20180801-WA0166

JAYANTARANEWS.COM, Sumbawa

IMG_20180628_215930

Angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sumbawa Tahun 2017, berada 65,84 pada Ketegori Sedang dibandingkan Provinsi pada 66,58. Namun pertumbuhan IPM dalam tiga tahun terakhir, Sumbawa melampaui Provinsi NTB, tumbuh 1,46 persen, provinsi berada pada 1,17 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumbawa, Ir Agus Alwi, dalam Press Release Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Sumbawa tahun 2017, Senin (30/7/2018) menyampaikan, dalam kurun waktu 7 (tujuh) tahun terakhir, IPM Kabupaten Sumbawa masih bertengger di ketegori pembangunan sedang dengan IPM mencapai 65,84 pada tahun 2017, sedangkan Provinsi NTB berada pada 66,58.

“ Meskipun demikian, angka IPM Sumbawa masih menunjukan usahanya bergerak naik dari tahun ke tahun penting untuk diperhatikan. Selanjutnya adalah laju pertumbuhan IPM,” tuturnya.

Angka IPM Kabupaten Sumbawa selama 7 (tujuh) tahun terakhir memang tidak pernah melampaui angka provinsi, seolah berlari. Namun, kecepatan pertumbuhan IPM Sumbawa selama 3 (tiga) tahun terakhir, mampu melampaui provinsi, tumbuh 1,46 persen pada tahun 2017 dibandingkan provinsi yang hanya 1,17 persen.

” Jika pertumbuhan tersebut tetap dipertahankan, optimis IPM Sumbawa mampu menyalip IPM provinsi ditahun mendatang,“ tuturnya

Dia mengungkapkan, pencapaian ditahun 2017, bayi yang baru lahir di Sumbawa diharapkan mampu bertahan hidup sampai 66,58 tahun, lebih lama 0,28 tahun, dari tahun sebelumnya 66,30 tahun. Dalam dimensi pendidikan, anak yang berusia 7 tahun diharapkan mampu mengenyam pendidikan hingga 12,85 tahun (Diploma I), lebih lama 0,17 tahun. Sedangkan rata – rata lama pendidikan yang telah ditempuh usia 25 tahun keatas meningkat mencapai 7,54 tahun (Kelas 8), Lebih lama 0,01 tahun. Pada tahun tersebut penduduk Kabupaten Sumbawa mampu memenuhi kehidupan hidupnya dengan rata – rata pengeluaran mencapai Rp. 8.584 juta pertahun atau Rp 715,33 ribu perbulan, bertambah Rp 514 ribu pertahun dibanding tahun 2016 Rp 8 070 Juta pertahun.

“ Menyoal angka IPM, tidak terlepas dari tiga dimensi pendukungnya, dimana terdapat ukuran kapabilitas dasar manusia. Terpantau selama kurun waktu tujuh tahun terakhir, kualitas kapabilitas dasar manusia di Kabupaten Sumbawa mengindikasikan semakin membaik,” katanya.

Oleh sebab itu, menarik untuk mengawal IPM. Karena selain melihat seberapa jauh capaian indikator strategis yang dipergunakan sebagai salah satu alokator Dana Alokasi Umum (DAU). (DHY/JN)