Pimpinan Cabang GP Ansor Desak Pemerintah Alokasikan Beasiswa Bagi Mahasiswa Maros

Maros – jayantaranews.com

Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan, mendesak Pemerintah Kabupaten Maros bersama DPRD Maros agar dalam APBD 2018 yang akan ditetapkan dalam waktu dekat, ada alokasi anggaran beasiswa untuk mahasiswa Maros yang sedang menempuh studi Strata Satu (S1).

Alokasi anggaran beasiswa ini juga harus diperuntukkan bagi mareka yang ingin melanjutkan studi ke jenjang S2 bahkan S3.

Seharusnya, Pemerintah Daerah Kabupaten Maros memiliki program beasiswa yang diperuntukkan mereka para lulusan S2 di bidang pertanian dan perikanan. Mereka ini harus disekolahkan lagi sampai bisa meraih gelar Doktor sehingga nantinya mereka inilah aset daerah yang bisa menjadi ahli mengelola dalam pertanian dan perikanan secara lebih modern, tandas mantan Ketua Umum PB HIPMI Maros Raya ini.

Abrar menambahkan, 7 tahun lebih Pemerintahan Bupati Maros, Hatta Rahman, patut diapresiasi karena banyak hal monumental yang berhasil ditorehkan, utamanya APBD Maros yang sudah diatas 1 triliyun.

Predikat WTP dari BPK, Piala Adipura dan massifnya pembangunan gedung perkantoran, fasilitas pendidikan, pasar rakyat, infrastruktur jalan, jembatan dan lain sebagainya, kata Abrar.

Menurut hemat kami, Pemerintahan Hatta Rahman hanya hebat dalam pembangunan infrastruktur, namun kurang optimal bahkan mengabaikan pada peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan program peningkatan kesejahteraan masyarakat, katanya.

Bupati Maros, Hatta Rahman, punya janji politik yang belum tunai sampai detik ini, yakni program one distric one product.

Menurut Abrar, program ini sebenarnya sangat ditunggu masyarakat Maros di seluruh kecamatan karena dengan program ini, masyarakat dapat meningkatkan kesejahteraannya, hal ini akan ada usaha ekonomi yang menghasilkan produk yang bernilai ekonomi, dan tentu harus disertai pembinaan dan akses pasar dan permodalan, katanya.